Presiden Jokowi Akan Buka Rakornas BAZNAS 2024 di IKN

ANP • Tuesday, 24 Sep 2024 - 06:15 WIB

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada 25 September 2024 mendatang. 

Rakornas tersebut akan dihadiri oleh 600 peserta yang terdiri atas Pimpinan dan Amil BAZNAS dari seluruh Indonesia yang akan berlangsung pada 25-27 September 2024.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menyampaikan, Rakornas ini bertujuan untuk melakukan penguatan tata kelola zakat nasional agar pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi. 

"Untuk itu BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota harus memiliki visi yang sama dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dalam pengelolaan dana zakat, infak/sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL)," jelasnya. 

Kiai Noor menambahkan, tema Rakornas BAZNAS 2024 ini adalah "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita". 

Menurutnya, sesuai dengan tema Rakornas tahun ini, BAZNAS akan terus memaksimalkan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS-DSKL untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, serta mendorong kesenjangan sosial. 

Kiai Noor berharap, kegiatan ini dapat mendorong dan menghasilkan pencapaian terbaik kinerja BAZNAS.  

Selain itu, Ketua BAZNAS juga mengungkapkan bahwa Rakornas ini akan menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman antar pimpinan BAZNAS di berbagai daerah, serta menggali solusi untuk tantangan dalam pengelolaan zakat.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang selama satu dekade mendukung gerakan zakat di Indonesia. Mudah-mudahan Rakornas ini menjadi momentum untuk memperkuat jaringan kerja dan kolaborasi antara BAZNAS dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, guna menciptakan dampak yang lebih luas dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Indonesia," pungkasnya.