Pentas Musik KILA 2024, Stimulasi Terciptanya Aransemen Lagu Anak dari Kearifan Lokal 

AKM • Saturday, 7 Sep 2024 - 06:23 WIB
Direktur Perfilman, Musik, dan Media Ahmad Mahendra (Istimewa)

Jakarta -  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, kembali mempersembahkan Pentas Musik Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) 2024.  Kegiatan ini merupakan  penyelenggaraan KILA untuk tahun yang kelima  dan di gelar dalam bentuk pentas lagu anak 'Simfoni Sahabat Nusantara' di Gedung Kemendikbudristek, Jakarta, Jumat (6/9).

KILA merupakan wujud nyata komitmen dalam membangun ekosistem musik Indonesia sekaligus sosialisasi lagu-lagu anak. Untuk menjangkau masyarakat, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media telah melaksanakan serangkaian sosialisasi di berbagai kota, termasuk Surabaya, Solo, Denpasar, Jakarta, dan Palembang.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Ahmad Mahendra mengatakan kegiatan Ini wujud nyata kepedulian dan komitmen Kemendikbudristek dalam membentuk ekosistem musik Indonesia, serta kampanye bagi para penikmat musik anak-anak Indonesia. 

"KILA mendekatkan anak-anak dengan kekayaan musik dan lagu tradisi. KILA menstimulasi terciptanya aransemen lagu anak yang berasal dari kearifan lokal," ujar Ahmad Mahendra.

Mehendra berharap kedepannya  gaung KILA bisa lebih luas lagi.  Selain meningkatkan kolaborasi antar direktorat di Kemendikbudristek, juga butuh dukungan dari lintas Kementerian/Lembaga dan industri musik. 

"Seperti dengan KemenPPPA (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) atau KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Tentu support khusus dari pemerintah pusat dan Presiden, meski kepemimpinan akan berganti. Demi anak-anak kita, KILA layak diperkuat secara nasional," terang Mahendra. 

Sementara itu,  Ketua Tim KILA Bambang Kurniawan menjelaskan, KILA 2024 diikuti lebih dari 1.300 peserta di rentang usia 5-7 tahun dan 8-13 tahun. KILA 2024 juga telah menghibur ribuan anak-anak pelajar di Surabaya, Solo, Jakarta, Denpasar dan Palembang. 

“Para pemenang membantu Kemendikbudristek menyuarakan lagu-lagu anak Indonesia yang bermutu ke pelosok daerah. Bergabung bersama keluarga besar kami, Duta KILA," ucap Bambang. 

Menurutnya, perjalanan KILA tidak mudah. Dimulai pada 2020 bertepatan pandemi Covid-19 hingga 2024, KILA menjadi ekosistem anak dengan ribuan anggota yang terdiri dari pencipta lagu, pembuat aransemen, dan penyanyi lagu anak.

"Semuanya juara, karena para peserta berusaha keras untuk menampilkan karya terbaik mereka. Makanya tahun ini, lomba cipta lagu dan aransemen tidak menentukan siapa yang menjadi juara. Melainkan menentukan peserta terpilih yang sesuai kriteria dan cocok untuk anak-anak Indonesia," tandasnya.

KILA 2024 dalam pentas Simfoni Sahabat Nusantara menampilkan anak-anak berbagai kelompok usia sebagai Duta KILA 2024 (Pemenang KILA 2023) dan Duta KILA 2025 (Pemenang KILA 2024). Adapun Duta KILA 2025 adalah Emilia Bening Nirwasita, Gendhis Nauli Gritalea Utama, Aji Saputra, Zaneta Miracle Sitorus, Luna Clara Ekklesia Nauli P, dan Sheena Ulkema Nadine. 

Sementara pada kategori karya cipta lagu KILA 2024, Apriyanto (Indahnya Indonesia), Leonardo Agus Wahyudi M (Bermain Kendang), Atielda Ashley Renova T (Senangnya Menjadi Anak Indonesia), Felicia Chandra (Bersatu Dalam Perbedaan), Ria Phaing Kanisa (Indonesia Kaya), serta Dwiarfita Oktaviani & Endro Baskoro (Harmoni Nusantara). Ada pula satu pemenang aransemen lagu anak daerah, yaitu Silvester Perwito Atang Muda dengan lagu Cik-Cik Periuk dari Kalimantan Barat.