
Genre: Komedi Fantasi
Sutradara: Tim Burton
Pemeran: Michael Keaton, Winona Ryder, Monica Bellucci, Jenna Ortega
Durasi: 1 jam 45 menit
Distributor: Warner Bros. Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 4 September 2024 termasuk IMAX 2D
Pada tahun 1988, sineas Tim Burton mengenalkan Beetlejuice sekaligus menjadi karya perdananya yang bekerja sama dengan aktor Michael Keaton.
35 tahun kemudian, balik lagi dengan garis-garis hitam-putih khasnya, hantu penipu Beetlejuice (Keaton) yang bisa berubah bentuk, muncul secara menyeramkan tetapi kocak.
Kali ini, Beetlejuice alias Mr. Geuse, menemukan jalan kembali dari Afterlife, dunia perantara orang mati dan hidup, menghantui manusia, khususnya paranormal Lydia Deetz (Winona Ryder).
Beetlejuice yang naksir berat dengan Lydia, berusaha menarik perhatiannya, sambil menghindari aksi balas dendam mantan istri, Delores (Monica Bellucci).
Sementara Lydia punya beberapa pergumulan:
Status asmaranya dengan kekasih sekaligus rekan kerja, Rory (Justin Theroux);
Momen kehilangan ayahnya dan relasi dengan ibunya Delia (Catherine O'hara) yang baru ditinggal suami;
serta kerenggangan hubungan dengan putri remajanya Astrid (Jenna Ortega).
Satu per satu konflik perlu diselesaikan, namun tambah runyam dengan gangguan Beetlejuice beserta rekan-rekannya dari dunia orang mati.
Hasilnya, kekacauan, keributan, dan keseruan terjadi, setelah seseorang nekat memanggil dan menyebut Beetlejuice 3x: Beetlejuice, Beetlejuice, Beetlejuice!
Penonton akan diajak bernostalgia dengan visual terkesan jadul namun tetap terlihat canggih dengan efek meyakinkan, terutama penggambaran orang mati dengan berbagai caranya.
"Kami mencoba membuat semua efek senyata mungkin. Kami berusaha meminimalkan hal-hal digital.
Jadi, kami berakhir dengan hal aneh yang terasa lebih seperti sebuah karya seni pertunjukan," kata sutradara Tim Burton dalam catatan produksi.
Dalam adegan, Tim mengaku tetap menambahkan elemen digital, tetapi kebanyakan dilakukan secara langsung oleh para pelakonnya. Cara berkarya seperti masa lalu, tetap menjadi andalan sineas yang terkenal dengan aliran gothic horor dan fantasi khasnya.
"Hal yang penting bagi saya, mulai dari efek, hingga set dan, semuanya, diproduksi secara utuh, menyeluruh, tanpa digital. Mari kita kembali dan membuatnya, seperti yang kita lakukan di masa lalu. Jadi, itu terasa seperti karya seni pertunjukan yang aneh dan butuh beberapa saat. Tapi, bagi saya, itu sepadan," jelas Tim.
Sementara itu, aktor Michael Keaton yang telah berkali-kali memiliki proyek bersama Tim, termasuk dalam Batman, menjelaskan uniknya karakter Beetlejuice.
Keaton menuturkan, "Saya selalu menggambarkannya sebagai sebuah karya seni. (Beetlejuice) menjadi semacam abadi, dan harus menyentuh sesuatu pada manusia. Dan menurut saya orang-orang tertarik pada visual yang sangat tidak biasa ini. Karena sebagian besar adalah visual dan lelucon visual."
Penonton akan terkesan dengan aksinya bersama bintang-bintang ternama dari beberapa generasi, menikmati dialog kocak dengan lagu dan musik yang mengalir secara pas sampai akhir.