
Jakarta - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus ke Indonesia dalam rangka kunjungan apostolik ke negara-negara Asia Tenggara dan Oseania. Paus Fransiskus tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (3/9/2024).
Berikut ini adalah beberapa fakta Paus Fransiskus yang harus anda ketahui;
• Lahir di Buenos Aires, Argentina dan Pernah Menjadi Penjaga Bar dan Petugas Kebersihan
Jorge Mario Bergoglio atau dikenal dengan Paus Fransiskus lahir di Beunos Aires, Argentina pada tanggal 17 Desember 1936. Anak tertua dari lima bersaudara dari pasangan Mario Jose Bergoglio Dan Regina Maria Sivori. Saudara kandung yang lain ialah Oscar Adrian (1938-meninggal), Marta Regina (1940-2007), Alberto Horacio (1942-2010), Maria Elena Mussolini (1948). Dia memilih Fransiskus sebagai nama kepausannya untuk menghormati Santo Fransiskus dari Assisi.
Paus Fransiskus adalah Paus Gereja Konklaf Kepausan 2013 pada tanggal 13 Maret 2013. Bergoglio juga pernah bekerja sebagai seorang penjaga bar dan petugas kebersihan saat masih muda sebelum berlatih menjadi ahli kimia dan bekerja sebagai teknisi di laboratorium Ilmu Pangan.
• Mahir Tiga Bahasa Asing
Tahun 1998, Paus Fransiskus adalah Uskup Agung Beunos Aires, Argentina dan diangkat sebagai Kardinal pada tahun 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II dan tidak hanya itu, Paus Fransiskus sangat menguasi tiga Bahasa Asing. Antara lain; Spanyol, Italia dan Jerman.
• Lulus Sarjana Teknisi Kimia
Di kelas enam, Bergoglio bersekolah di Wilfrid Barón de los Santos Ángeles, sekolah Salesian Don Bosco, di Ramos Mejía, Provinsi Buenos Aires.
Dia bersekolah di sekolah menengah teknik Escuela Técnica Industrial N° 27 Hipólito Yrigoyen dan lulus dengan sarjana teknisi kimia.
• Bertahan dengan Satu Paru-Paru
Paus Fransiskus saat berusia 21 tahun tepatnya pada tahun 1951, ia menderita pneumonia yang mengancam jiwa dan tiga kista. Sebagian paru-parunya dipotong tidak lama kemudian.
• Memiliki Hati yang Sangat Lembut bak Malaikat
Sepanjang kehidupan publiknya, Paus Fransiskus terkenal karena kerendahan hatinya, penekanannya pada belas kasihan Tuhan, visibilitas internasional sebagai paus, kepeduliannya terhadap orang miskin, dan komitmennya pada dialog antaragama.
• Berpendapat jika “Hukuman Mati” Harus Dihapus
Dalam ensiklik Fratelli tutti, Paus Fransiskus menyebut hukuman mati "tidak dapat diterima" dan Gereja Katolik berkomitmen bagi penghapusan hukuman mati secara global.
• Pernah Mempelajari di Bidang Filsafat dan Pernah Mengajar di Bidang Sastra dan Pyschology
Pada tahun 1960, Bergoglio memperoleh lisensiat dalam bidang filsafat dari College Maximus of San Jose di San Miguel, Provinsi Buenos Aires.
Dia mengajar sastra dan psikologi di College of the Immaculate Conception, sebuah sekolah menengah di Santa Fe dari tahun 1964 sampai tahun 1965. Pada tahun 1966, dia mengajar kursus yang sama di Colegio del Salvador di Buenos Aires (Kez)