Capaian Program Merdeka Belajar, Dirjen GTK Kunjungi  Sekolah di Sulawesi Tenggara

AKM • Tuesday, 20 Aug 2024 - 14:29 WIB
Dirjen GTK Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Kunjungi SMA N 2 Kendari (Istimewa)!

Kendari - Kementrian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melakukan pemantauan langsung hasil dari capaian Program Merdeka Belajar melalui guru penggerak.

Kali ini kunjungan dilakukan untuk SMA Negri 2 Kendari Sulawesi Tenggara ( Sultra) setelah sebelumnya di propinsi Bengkulu dan Riau. Dalam kunjungan ini, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. mengungkap banyak hasil dari memanfaatkan kualitas  guru penggerak terutama yang sudah menjadi kepala sekolah.

“ SMA Negeri 2 Kendari menunjukan hasil peningkatan kualitas belajar dan mutu sekolah yang dibangun dengan adanya guru penggerak,” ujar Prof Nunuk kepada Media dalam acara Pers Tour Merdeka Belajar, Kendari, Selasa (20/8).

Secara umum menurut Dirjen GTK, SMA Negeri 2 sudah baik secara materi pembelajaran dan memberikan apresiasi apa yang telah dicapai Balai Guru Penggerak (BPG) dan pemda setempat.

“Guru pengerak Sultra termasuk salah satu yang paling banyak lulusan program guru penggerak dan sudah menjadi kepala sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, dirinya melihat langsung kepala sekolah yang juga lulusan guru penggerak angkatan pertama untuk masa waktu 9 bulan, telah melakukan perubahan pembelajaran di sekolah SMA Negeri 2 Kendari.

“Banyak melakukan perubahan dengan memanfaatkan aset yang ada digunakan untuk menunjang belajar, membentuk komunitas belajar (kombel) di sekolah serta menciptakan pembelajaran di kelas yang menyenangkan,” ungkapnya.

Prof Nunuk mengharapkan agar program yang baik apapun namanya bisa terus dilakukan seperti guru penggerak dan merdeka belajar dengan bergantinya presiden atau pimpinan nasional.

“ Saya memberikan advokasi, bahwa suatu program yang baik disebuah institusi dapat terus dilaksanakan, meski akan berubah nama namun memiliki isi program yang sama,” tandasnya.