Peringati HUT RI, Rektor UKI Ajak Sivitas Akademika Jaga Kekayaan Bangsa

ANP • Saturday, 17 Aug 2024 - 13:28 WIB

Jakarta- Dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Universitas Kristen Indonesia (UKI) laksanakan Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera sekaligus Perayaan HUT RI pada tanggal 17 Agustus 2024 di lapangan depan gedung GWS, UKI Jakarta.

Pasukan pengibar bendera atau paskibra yang bertugas merupakan mahasiswa-mahasiswi perwakilan dari setiap fakultas di lingkungan UKI yang telah dikukuhkan oleh Rektor UKI pada tanggal 16 Agustus 2024.

Rektor UKI, Prof. Dhaniswara K. Harjono mengajak sivitas akademika UKI menjaga seluruh kekayaan bangsa Indonesia dengan persatuan dan kesatuan. 

“Hindari perpecahan. Persatuan adalah fondasi yang kuat untuk membangun bangsa seperti yang dicita-citakan para pendahulu kita, yang mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Prof. Dhaniswara.

Tema peringatan ke-79 tahun Kemerdekaan Indonesia adalah “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.  

“Tema yang mencerminkan semangat dan harapan bangsa Indonesia untuk terus melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah. Suatu pemilihan tema yang mencerminkan dunia bergerak maju dengan cepat, berubah dengan cepat. Sehingga kita, sebagai bangsa, pun harus mampu mengimbangi cepatnya perubahan yang terjadi di dunia ini, agar tidak tertinggal dari negara-negara lain,” jelas Rektor UKI.

Prof. Dhaniswara mengutarakan Indonesia memiliki keunggulan yang diwarisi dan perlu dipertahankan demi generasi-generasi berikutnya antara lain kekayaan alam Indonesia yang sangat luar biasa. 

“Seperti hasil tambang, gas, minyak bumi, emas, batu bara, nikel. Hasil hutan dan pertanian antara lain kopi, kakao, bahkan rempah-rempah yang amat dibutuhkan oleh masyarakat dunia, belum lagi hasil laut Indonesia yang menambah panjang deretan kekayaan alam kita,” ucapnya.

Bangsa Indonesia juga memiliki warisan budaya. Kekayaan yang dimiliki oleh negara multukultur Indonesia memberikan warisan budaya yang tidak didapatkan di tempat lain. 


Dalam kesempatan ini, Prof. Dhaniswara menjelaskan pendirian UKI merupakan hasil dari kontribusi pemuda Kristen kepada Indonesia. 

“Didirikan hanya 8 tahun setelah Indonesia Merdeka, UKI hingga saat ini telah menghasilkan puluhan ribu alumni yang berbakti dan turut membangun nusa dan bangsa. Ini adalah kontribusi nyata kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Rektor UKI mengajak mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan bahkan setiap stakeholders dalam kapasitas masing-masing, baik di yayasan, di universitas, di RS, ataupun alumninya untuk berkontribusi dan mengharumkan nama UKI, demi  UKI yang lebih baik dan untuk Indonesia.

“Marilah terus berkarya. Marilah kita terus bergandeng tangan untuk UKI yang kita banggakan, untuk UKI yang lebih baik. Selamat memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-79 tahun dan menghayati arti kemerdekaan serta selamat mengisi kemerdekaan  dengan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tandasnya.

UKI juga menyelenggarakan berbagai perlombaan yang diikuti mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan UKI antara lain Festival Makanan Nusantara, tarik tambang, kait kepala, balap karung pakai helm, lari jemput balon, voli bola air, seret spanduk, dan lomba jumlah peserta upacara terbanyak.