.jpg)
Genre: Drama Romantis
Sutradara: Justin Baldoni
Pemeran: Blake Lively, Justin Baldoni, Jenny Slate, Hasan Minhaj
Adaptasi novel karya: Colleen Hoover
Durasi: 2 jam 11 menit
Distributor: Sony Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 16 Agustus 2024
It Ends with Us berawal dari kepindahan perempuan muda bernama Lily (Blake Lively), dari kota kecil menuju Boston. Lily baru saja berduka ditinggal sang ayah untuk selamanya.
Di rooftop salah satu gedung di Boston, Lily bertemu pria tampan, dokter ahli bedah otak bernama Ryle (Justin Baldoni). Pertemuan mereka diawali aksi Ryle menendang kencang sebuah bangku, tanpa alasan yang jelas, seakan menjadi pertanda ke mana arah kisah adaptasi novel laris ini mengarah.
Dengan suasana malam yang romantis, momen tersebut sebenarnya sangatlah berkesan intim. Dari sana penonton mulai memahami sisi manis dengan drama dan pesan yang kuat.
Namun, perlahan Lily merefleksikan relasi asmaranya dengan hubungan ayah dan ibunya. Sedikit demi sedikit, Ryle mulai menunjukkan sifat aslinya. Di balik pesonanya, sifat kasar Ryle makin berdampak nyata bagi Lily.
Saat galau apakah KDRT Ryle bisa dimaafkan dan diabaikan mengingat segala kebaikannya, Lily bertemu mantan terindahnya, Atlas. Penonton juga telah diajak flashback tentang relasi Lily dan Atlas pada masa SMA.
Pertanyaannya, apakah Lily akan memilih tetap bersama Ryle yang menjajikan kemapanan namun beresiko terulangnya KDRT? Atau mengakhiri segala aksi kekerasan yang traumatis?
Drama It Ends with Us menjawabnya sekaligus menghadirkan adu akting Blake Lively dan Justin Baldoni, yang juga bertindak sebagai sutradara.
Penonton diajak mendalami berbagai perubahan emosi keduanya, mulai dari sekadar saling menggoda, jatuh cinta, sampai kemarahan, ketakutan, bahkan keberanian untuk melawan.
Dengan tema penyembuhan, pembebasan, dan harapan, kisah Lily bergema di kalangan pembaca novel berjudul sama, dan khalayak, meskipun mereka tidak berbagi pengalamannya.
Menurut aktris Blake Lively, hal yang indah dari film ini adalah adanya setiap warna emosi manusia di dalamnya. “Ada kesembronoan, ada kegembiraan, ada humor, ada harapan, ada kepedihan, ada tragedi, ada kekerasan, ada trauma, ada kesedihan, ada keagungan. Kehidupan, kematian, cinta, dan kehilangan—sebuah kaleidoskop pengalaman manusia,” kata Lively.
Pesan-pesan tentang ketangguhan disertai perasaan lega berbunga-bunga, merdeka dari KDRT dan rasa bersalah, akan dirasakan penonton It Ends with Us, yang tayang eksklusif di bioskop.