Dorong Kualitas Atlet, Esa Unggul Gelar Konfrensi Internasional ISPEN 2024

FAZ • Sunday, 11 Aug 2024 - 00:16 WIB

JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan pentingnya gizi olahraga dalam mendukung performa atlet dan individu aktif telah meningkat secara signifikan.

Di Indonesia, kesadaran ini didorong oleh dua event besar olahraga yang diselenggarakan tahun ini, yakni Olimpiade Paris 2024 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Medan 2024, yang meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga.

Sesuai dengan visi Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden No.86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional, yaitu mewujudkan Indonesia bugar dengan 70 persen masyarakat aktif berolahraga, gizi olahraga kini tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi juga berkembang menjadi industri yang terus tumbuh.

Universitas Esa Unggul, satu-satunya program studi di Indonesia yang memiliki kekhususan dalam bidang gizi olahraga, berperan aktif dalam memajukan bidang ini. Mereka akan menyelenggarakan 2nd International Symposium and Workshop on Physical Fitness and Sports Nutrition (ISPEN) 2024, yang diadakan pada 7-9 Agustus 2024 di Kemala Ballroom Universitas Esa Unggul, Jakarta.

Mengangkat tema “Emerging Trends in Nutrition, Physical Activity, and Exercise,” acara ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Gizi dan Profesi Dietisien Universitas Esa Unggul bersama Asosiasi Nutritiosionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI), yang berafiliasi dengan Asian Nutrition Society for Sports and Health (ANSSH).

Selama tiga hari, ISPEN 2024 akan menyuguhkan sesi workshop dan symposium dengan topik seperti "Sports Nutrition," "Training for Peak Performance," "Nutrition and Health," "Physical Activity and Exercise," "Food Development and Supplement," serta "Athlete Performance."

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Rektor Universitas Esa Unggul, dan Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI).

Acara ini menghadirkan 14 narasumber dari 6 negara, termasuk Rebeca Randell dan Teena Badshah dari Gatorade Sport Science Institute Inggris, Prof. Ibrahim Dabayebeh dari University of Jordan, Prof. Masashi Miyashita dari Waseda University Jepang, Prof. Wook Song dari Seoul National University Korea Selatan, dan Assoc Prof. Jason Lee dari National University of Singapore (NUS). Para guru besar bidang gizi dan olahraga dari beberapa universitas terkemuka di Indonesia serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat juga turut ambil bagian.

Disponsori oleh Gatorade dari Pepsico dan Herbalife, ISPEN 2024 menyelenggarakan sesi tanya jawab, diskusi panel, dan workshop interaktif.

"ISPEN 2024 bertujuan untuk menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, peneliti, mahasiswa, atlet, pelatih, dan penggiat olahraga untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, serta inovasi mengenai isu-isu terkini dalam bidang gizi olahraga," kata Ketua ISPEN 2024 Maya Fernandya Siahaan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/8/2024).

Menurut Maya, kegiatan ini menjadi ajang promosi bagi masyarakat mengenai pentingnya peranan gizi dan aktivitas fisik sebagai kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. ISPEN 2024 diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi para peserta dan menjadikan peserta memiliki pengetahuan gizi olahraga sehingga mendorong perubahan positif dalam kebiasaan makan dan aktivitas fisik sehari-hari sebagai bentuk pencegahan penyakit tidak menular terkait gaya hidup.

"Tidak hanya itu, ISPEN 2024 dapat meningkatkan prestasi olahraga Indonesia dengan memberikan pengetahuan gizi dan latihan fisik yang tepat sebagai panduan dalam meningkatkan energi dan daya tahan bagi atlet," ungkap Maya.

ISPEN 2024 terbuka untuk umum dan diharapkan dihadiri oleh 300 peserta, termasuk akademisi, peneliti, praktisi, pelatih olahraga, atlet, mahasiswa, dan masyarakat yang tertarik dengan topik ini. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di situs web https://www.ispen.id