Heboh Penampakan Istana Garuda, Pemerintah Diminta Perhatikan Kritik Warganet

MUS • Friday, 9 Aug 2024 - 12:12 WIB

Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Toriq Hidayat, meminta pemerintah untuk memperhatikan komentar warganet terkait penampakan Istana Garuda di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Beberapa hari terakhir, media sosial ramai dengan komentar yang mengkritisi desain dan warna sayap Istana Garuda. Warganet menyoroti warna coklat gelap sayap istana yang dianggap menimbulkan kesan suram dan menyerupai rumah kelelawar.

“Sejumlah netizen sebut penampilan Istana Garuda yang baru saja diungkap kepada publik tidak mencerminkan kemegahan yang diharapkan dari sebuah bangunan istana. Mereka berharap pemerintah bisa lebih terbuka terhadap masukan masyarakat dan mempertimbangkan desain yang lebih cerah dan menggambarkan semangat Indonesia yang dinamis dan progresif,” pungkas Toriq.

Menurut Politisi PKS, wajar jika masyarakat memberikan masukan terhadap pembangunan IKN, mengingat dana yang digunakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang notabene bersumber dari pajak rakyat.

“Masyarakat berhak memberikan pandangan dan kritik mereka karena pembangunan ini menggunakan uang mereka. Pemerintah harus mendengar dan menanggapi dengan serius,” ujar Toriq.

Hingga saat ini, tambahnya, pembangunan IKN Nusantara belum menerima dana dari investor, sehingga seluruh biaya pembangunan masih sepenuhnya ditanggung oleh APBN. Kondisi ini menambah pentingnya partisipasi publik dalam memberikan masukan terhadap proyek-proyek besar seperti IKN. Kritik dan saran dari masyarakat diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menciptakan desain yang lebih baik dan sesuai dengan harapan publik.

Dia juga menekankan bahwa keterbukaan dan transparansi dalam proses pembangunan adalah kunci untuk mendapatkan dukungan publik.

“Keterlibatan masyarakat dalam memberikan masukan akan membuat mereka merasa lebih memiliki dan mendukung proyek ini. Selain itu, transparansi dalam penggunaan anggaran akan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tambah Toriq.

Dalam menanggapi masukan tersebut, imbuhnya, Pemerintah diharapkan tidak hanya sekedar mendengarkan tetapi juga melakukan penyesuaian jika memang diperlukan.

“Dialog konstruktif antara pemerintah dan masyarakat akan sangat bermanfaat untuk mencapai hasil yang optimal dan mencerminkan aspirasi rakyat dalam pembangunan IKN Nusantara,” tutup Toriq