
Jakarta - Wisatawan Indonesia terus menjadi pasar potensial bagi berbagai negara, termasuk Jepang. Data menunjukkan lonjakan kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang dari 410 ribu pada tahun 2019 menjadi 430 ribu pada tahun 2023. Sebanyak 45% dari angka tersebut memilih Osaka sebagai destinasi utama mereka.
Kazunori Tanimura, Manager Hankyu Hanshin Properties, menyampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (8/8/24) di Jakarta bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk ratusan juta dan tingginya usia produktif menjadi pasar yang sangat potensial.
"Wisatawan Indonesia juga senang menghabiskan waktu di mall untuk berbelanja," ujar Tanimura.
Tak heran, nilai konsumsi wisatawan Indonesia di Jepang mencapai lebih dari Rp 20 juta per orang. Department store Hankyu Hanshin Group mencatat peningkatan keuntungan hingga 300% dari belanja wisatawan Indonesia.
Untuk menarik lebih banyak wisatawan, Hankyu Hanshin Group gencar melakukan promosi. Salah satunya adalah partisipasi dalam Travel Fair di Pullman Hotel Central Park Mall, Jakarta, pada bulan Agustus ini, di mana berbagai promo menarik ditawarkan.
Promosi tidak hanya dilakukan melalui travel fair, tetapi juga lewat website, brosur, dan media sosial.
"Kami juga melakukan pendekatan ke komunitas travel agent dan menggandeng influencer di Indonesia untuk mempromosikan destinasi wisata di Osaka. Pendekatan melalui media-media di Indonesia juga kami lakukan," jelas Tanimura.
Hankyu Hanshin Group mengelola banyak fasilitas komersial di Jepang, termasuk enam pusat perbelanjaan dan beberapa hotel di Umeda, wilayah Kansai. Di Indonesia, grup ini memiliki hak pengelolaan gedung komersial dan perkantoran, seperti Central Park Mall dan Plaza Indonesia.
Kazunori Tanimura juga memaparkan empat destinasi wisata unggulan di Osaka yang menarik bagi wisatawan Indonesia.
Pertama, Sanban Gai, pusat perbelanjaan dengan 250 toko yang terhubung langsung ke Stasiun Hankyu Osaka-Umeda.
Kedua, HEP FIVE, tempat berbelanja sekaligus rekreasi dengan mesin penjual mainan kapsul terbesar di Jepang dan kincir ria.
Ketiga, Grand Front Osaka, yang menawarkan produk buatan Jepang berkualitas, dan kuliner berbahan daging sapi wagyu di Hakuundai.
Keempat, Hankyu Umeda Main Store, yang memiliki koleksi merek pakaian mewah dan tempat penjualan kosmetik terbesar di Jepang.
"Kami akan terus mendukung pengembangan kota yang ramah bagi wisatawan, terutama di Osaka. Harapannya, wisatawan asal Indonesia tidak hanya berbelanja, tetapi juga mendalami budaya dan kesenian Jepang," tutup Tanimura.