BPJAMSOSTEK Kebayoran Baru Sosialisasikan Manfaat Program Kepada Smart Agen BNI 46

MUS • Wednesday, 7 Aug 2024 - 16:06 WIB

Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kemudahan akses layanan kepada masyarakat.

Selain itu BPJAMSOSTEK juga menganggap peningkatan akuisisi dan stabilitas kepesertaan sebagai hal yang sangat penting.

Untuk mencapai tujuan itu, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Kebayoran Baru Husaini mendorong jajarannya melakukan percepatan akuisisi kepesertaan khususnya di sektor pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).

Salah satunya melalui kerja sama dengan agen BNI 46 yang bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru dalam melayani pendaftaran dan pembayaran iuran. 

"Sebab itulah, hari ini (Rabu,7/8) kami mengundang anggota smart agen BNI 46 Melawai Jakarta Selatan, untuk melakukan pertemuan sekaligus memberikan sosialisasi tentang manfaat dan program jaminan sosial ketenagakerjaan," ucapnya.

"Kami harapkan dengan pertemuan ini, para anggota smart agen BNI 46 yang hadir bisa mendapatkan pembekalan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pencapaian akuisisi pekerja sektor BPU dari para agen BNI 46 tersebut," tutur Husaini.

Dalam pertemuan tersebut, Husaini menekankan kepada para anggota smart agen BNI 46 yang hadir bahwa potensi akuisisi pekerja sektor informal yang belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan masih sangat banyak.

Menurutnya, kelompok pekerja informal memiliki ragam variasi usaha yang tersebar hampir dimana saja.

Menyinggung soal banyaknya data potensi akuisisi yang bisa digarap oleh para agen BNI 46, pihaknya siap memberikan bantuan data informasi terkait data pelaku usaha atau badan usaha yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Husaini menuturkan, kunci sukses pengembangan cakupan kepesertaan adalah tersampaikannya dengan baik literasi BPJS Ketenagakerjaan kepada kelompok BPU.

"Untuk itu diperlukan kerja sama melalui sistem keagenan, agar akuisisi kepesertaan di kelompok pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU) cepat meningkat," ujarnya.

Menutup keterangannya, Husaini meminta para agen yang bermitra agar lebih aktif dan produktif dalam membantu percepatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor pekerja informal atau BPU.