
BOGOR - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa sertifikat tanah memiliki nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. AHY menyampaikan hal ini saat mengunjungi Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (6/8).
"Jika sudah memiliki sertifikat maka masyarakat akan lebih tenang hidupnya, sekaligus sertifikat tanah itu memiliki nilai ekonomi karena bisa menjadi jaminan untuk mendapatkan modal usaha," ujar AHY.
Menurutnya, sertifikat tanah bukan hanya sebagai bukti kepemilikan yang sah, tetapi juga bisa digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh modal usaha, asalkan digunakan secara bertanggung jawab dan dijaga dengan baik.
AHY juga mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah mereka agar dapat memperoleh sertifikat secara mudah.
"Saya juga mengimbau kepada masyarakat di manapun berada untuk segera mendaftarkan tanahnya dan mendapatkan sertifikat secara mudah. Kantor BPN, kantor-kantor pertanahan kami akan membuka pintu kepada semua anggota masyarakat dan tentu kita pastikan prosesnya juga tidak akan dipersulit," kata AHY.
Menurut AHY, memiliki sertifikat tanah memberikan kepastian hukum yang membuat masyarakat merasa lebih aman.
"Banyak yang sudah tinggal menghuni turun temurun, sudah puluhan tahun dari orang tuanya, kakek neneknya, tapi baru kali ini mereka punya sertifikat. Alhamdulillah, akhirnya mendapatkan sertifikat resmi dari negara sehingga masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanah yang dimilikinya, atas rumah yang ada di pekarangannya," jelasnya.
Dengan sertifikat resmi, masyarakat tidak perlu lagi khawatir tanah mereka akan diserobot oleh pihak lain. Hal ini karena sertifikat tanah memberikan perlindungan hukum yang jelas bagi pemiliknya.
Pada kesempatan tersebut, AHY secara simbolis menyerahkan 15 sertifikat tanah hak milik kepada warga Desa Cibalung secara door to door.
"Kami senang sekali bisa secara langsung menyapa warga sekaligus menyerahkan sertifikat tanah hak milik yang sudah dinantikan sejak lama. Jadi itu adalah maksud dan tujuan saya datang langsung, karena ingin juga secara langsung melihat kondisi masyarakat sekaligus juga mendengarkan apa yang menjadi aspirasi warga," pungkas AHY.