
Jakarta - Verifikasi dilakukan atas integritas keuangan dan pengawasan pengelola tempat penyimpanan fisik emas vaulting PT Kinesis Monetary Indonesia.
Verifikasi dilakukan Biro Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Pada kegiatan yang dimulai pada siang hari ini dihadiri oleh pihak terkait seperti Bea Cukai, Kliring Berjangka Indonesia, Bursa Berjangka Jakarta, Kinesis Monetary Indonesia, dan PT Pos Indonesia.
Proses verifikasi ini memperlihatkan bagaimana kondisi gudang penyimpanan fisik emas yang dikelola oleh PT Kinesis Monetary Indonesia dan PT Pos Indonesia memiliki kondisi sangat baik dengan tingkat keamanan berlapis.
Dalam kegiatan yang sama juga dilakukan pemeriksaan ketersediaan fisik emas beserta dengan tingkat kemurnian, kondisi terkini fisik emas, memastikan sistem keamanan yang dapat berfungsi secara optimal sesuai standar sistem keamanan yang berlaku.
Selain itu juga melakukan pengecekan jumlah kepingan emas guna memastikan fisik emas yang ditransaksikan di dalam bursa JFXGOLD X memang tersedia dan tersimpan dengan baik.
Kepala Biro Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Widiastuti menjelaskan bahwa ini adalah kali pertama dirinya melihat gudang fisik emas yang memiliki pengamanan berlapis.
Berlapisnya pengamanan fisik emas yang tersimpan di gudang memperlihatkan bahwa sistem keamanan memiliki kondisi yang sangat baik dan aman.
“Harapan kami kedepannya transaksi fisik emas ini bisa dimanfaatkan dan dioptimalkan, kami akui bahwa komoditas emas ini adalah komoditas yang sangat likuid, dan ini terbukti dengan berkembangnya atau meningkatnya harga emas saat ini,” ucapnya lewat keterangan, Senin (5/8/2024).
Hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat juga percaya bahwa emas merupakan komoditi yang bisa dipercaya.
Selain itu, Widiastuti juga menegaskan ada kepercayaan dari masyarakat perihal keamanan gudang penyimpanan fisik emas tersebut.
“Adanya tingkat kepercayaan dimana depository KMI bisa membuktikan fisik emas yang ditransaksikan tersimpan dengan baik dan aman di gudang penyimpanan fisik emas,” ungkap Widiastuti.
VP Remittance and Business Syariah PT Pos Indonesia, Raden Bagus Muhammad Yusuf mengatakan bahwa kepercayaan perlu ditumbuhkan di masyarakat.
Alhasil verifikasi ini merupakan bagian dari cara menyampaikan kepada masyarakat bahwa fisik emas yang ditransaksikan di dalam bursa JFXGOLD X tersimpan secara lengkap dan ada di gudang penyimpanan fisik emas.
"Oleh karena itu keamanan sudah ada jaminan karena adanya pengawasan dari Bappebti selaku otorisator dari pemerintah,” tegas Bagus.
Dalam kesempatan yang sama Widiastuti menambahkan adanya fisik barang yang ditransaksikan dalam hal ini adalah fisik emas dengan tingkat likuiditas yang cukup tinggi.
Transaksi yang bergerak membuktikan komoditas emas menjadi komoditas pilihan dan bisa dinyatakan juga sebagai komoditas yang halal atau legal untuk ditransaksikan.
“Dimana ada perdagangan fisik yang halal, ketika transaksi jual beli ada barang fisiknya,” kata Widiastuti.
Ia berharap kedepannya masyarakat teredukasi dan tertarik menabung fisik emas di dalam bursa, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ/JFX).