
Jakarta - Jelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto, bursa calon menteri, khususnya untuk posisi Menteri Keuangan (Menkeu), semakin ramai diperbincangkan. Prabowo disebut-sebut telah mengantongi calon untuk posisi strategis ini.
Nama-nama yang sempat beredar sebagai kandidat pengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati antara lain adalah Budi Gunadi Sadikin, yang kini menjabat Menteri Kesehatan; Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN; Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI; serta Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan, mengungkapkan bahwa calon Menkeu periode Prabowo-Gibran telah meminta saran mengenai kebijakan yang "market friendly". Hal ini sebagai tanggapan atas berita dari Financial Times mengenai wawancara dengan Hashim Djojohadikusumo terkait rencana utang ke depan.
"Beberapa waktu lalu, calon Menkeu yang akan datang menghubungi saya untuk meminta masukan yang market friendly," ujar Heriyanto dalam acara Market Outlook 2024, seperti dikutip pada Rabu (17/7).
Di tengah maraknya spekulasi, sosok Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), muncul sebagai kandidat potensial. Hendry Harmen, Ketua Alumni ITB DKI Jakarta 2009-2015, menilai Purbaya sebagai kandidat ideal, mengingat latar belakangnya yang kuat di bidang ekonomi makro dan mikro.
Menurut Harmen, Purbaya memiliki pengalaman yang mumpuni dalam mengelola APBN, bekerja sama dengan otoritas moneter, mengendalikan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Purbaya, yang juga seorang ilmuwan dengan pendidikan Teknik Elektro dari ITB dan gelar Master serta Doktor di bidang ekonomi dari Purdue University, dianggap sangat memahami permodelan matematik yang krusial dalam perencanaan ekonomi.
"Beliau memiliki kemampuan untuk merumuskan solusi atas persoalan ekonomi dengan pendekatan logis dan terukur," tambah Harmen, dalam keterangan tertulis (30/7/2024).
Purbaya diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berdasarkan Keputusan Presiden No. 58/M Tahun 2020 dan sebelumnya memiliki pengalaman luas di berbagai posisi penting, termasuk sebagai Deputi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Staf Khusus di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, Purbaya hanya menjawab singkat, "Saya belum mendengar kabar soal itu," saat ditemui di Sukabumi.
Harmen menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai Menkeu, termasuk Purbaya, adalah sosok terbaik untuk membantu Presiden Prabowo dalam menjalankan kebijakan ekonomi. "Sebagai pengamat, kami hanya bisa menyuarakan sosok terbaik melalui media," pungkasnya.