Uni Eropa dan ASEAN Kerjasama Tingkatkan Pendidikan dan Penelitian Melalui Sustainable Connectivity Package (SCOPE)

ANP • Wednesday, 17 Jul 2024 - 18:44 WIB

JAKARTA – ASEAN dan Uni Eropa (UE) meluncurkan program baru bernama Sustainable Connectivity Package (SCOPE) dalam Pendidikan Tinggi di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Kamis (17/7/2024).

Acara peluncuran program Pendidikan Tinggi SCOPE diresmikan oleh Dr Kao Kim Hourn, Sekretaris Jenderal ASEAN dan Sujiro Seam, Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN.

Program ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas berkelanjutan antara UE dan ASEAN serta di dalam ASEAN sendiri. Program ini akan mendukung semua Negara Anggota ASEAN dengan nilai pendanaan sebesar 9,3 juta Euro hingga Januari 2028 dan bertujuan untuk memperkuat mobilitas mahasiswa dan akademisi di ASEAN, membina jaringan universitas lintas-regional UE-ASEAN dalam penelitian, dan memperkuat pendidikan kejuruan, dengan fokus pada transisi hijau, keberlanjutan, dan digitalisasi.

''Kolaborasi antara ASEAN dan UE melalui program ini tidak diragukan lagi akan memperkaya lanskap pendidikan kita, menumbuhkan saling pengertian dan mendorong kemajuan bersama. Kemitraan ini tidak hanya memberdayakan para pemimpin masa depan kita tetapi juga berfungsi sebagai jembatan yang menutup kesenjangan dan menciptakan kesempatan yang adil bagi semua,'' tegas Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn.

“Asia Tenggara merupakan kawasan utama, dan kami ingin terus mengembangkan hubungan yang berkelanjutan dan tepercaya dengan negara-negara ASEAN. Konektivitas antarmasyarakat dan investasi dalam bidang pendidikan dan penelitian merupakan komponen utama Kemitraan Strategis ASEAN-UE,” kata Duta Besar UE untuk ASEAN, Sujiro Seam.

“Hari ini, kami merayakan peluncuran program Pendidikan Tinggi SCOPE dan menjajaki berbagai peluang untuk lebih mengembangkan kerja sama ini dalam konteks Strategi Gerbang Global UE, bekerja sama dengan para mitra demi kemajuan kawasan dan masyarakatnya,” ujarnya.

Konektivitas berkelanjutan merupakan salah satu area prioritas utama kerja sama UE dengan ASEAN. Proyek Pendidikan Tinggi SCOPE merupakan bagian dari Paket Konektivitas Berkelanjutan UE-ASEAN (SCOPE) yang diadopsi oleh UE pada bulan April 2023. Selain proyek pendidikan tinggi, paket SCOPE – dengan total komitmen EUR 60 juta – akan mencakup sektor lain seperti perdagangan, hak kekayaan intelektual, transportasi udara dan laut, konektivitas digital, energi, dan investasi.
Program SCOPE merupakan bagian dari Global Gateway, strategi Eropa baru untuk mempromosikan investasi berkelanjutan dan hubungan di seluruh dunia melalui promosi hubungan cerdas, bersih, dan aman dalam iklim dan energi, digital, kesehatan, transportasi, pendidikan, dan penelitian di seluruh dunia.

Program Pendidikan Tinggi SCOPE dibangun berdasarkan keberhasilan program Dukungan UE untuk Pendidikan Tinggi di Kawasan ASEAN (SHARE), yang memberikan 590 beasiswa intra-ASEAN dan ASEAN-Eropa dan memfasilitasi lebih dari 1.600 pertukaran virtual selama pandemi COVID-19.

Tahun ini, melalui program Erasmus Plus, Uni Eropa memberikan beasiswa gelar Magister Bersama Erasmus Mundus kepada lebih dari 200 mahasiswa ASEAN, yang memungkinkan mereka untuk belajar di dua atau lebih negara Eropa. Dari tahun 2014 hingga 2023, hampir 12.000 mahasiswa dan akademisi ASEAN berpartisipasi dalam studi jangka pendek dan pengajaran di Eropa, sementara sekitar 6.000 mahasiswa dan akademisi Eropa datang ke ASEAN untuk mendapatkan kesempatan serupa.

Dalam penelitian, UE mendanai 90 hibah melalui program Horizon Eropa antara tahun 2021 dan 2024, yang melibatkan 109 lembaga dari ASEAN, dengan total kontribusi UE sebesar EUR 10,6 juta.