Teliti Konsumsi Kental Manis pada Balita, Majelis Aisyiyah dan YAICI Libatkan Paud dan TK Kota Bekasi

ANP • Tuesday, 9 Jul 2024 - 10:36 WIB

JAKARTA - Majelis Kesehatan PP Aisyiyah akan kembali melakukan penelitian kesalahan konsumsi kental manis oleh masyarakat. Penelitian yang menyasar kota Bekasi tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), sebagai upaya mencegah gangguan gizi dan stunting pada anak.

“Kita juga akan melakukan penelitian bersama dengan YAICI terkait dengan stunting dan kental manis,” kata Perwakilan Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, Diah Lestari Budiarti saat ditemui, Minggu (7/7/2024).

Diah mengatakan penelitian bersama YAICI menjadi penting agar dapat memiliki gambaran komprehensif terkait penggunaan kental manis di Kota Bekasi. Pasalnya, banyak masyarakat seperti di kota Bekasi belum teredukasi bahwa kental manis bukan susu.

Data penelitian YAICI beberapa tahun bahkan menunjukkan konsumsi kental manis oleh ibu hamil berada di angka yang mengkhawatirkan yakni 70 persen.

“Mereka [warga kota Bekasi], secara pendidikan bagus tapi belum tahu tentang kental manis itu bukan susu. Jadi ini jadi tantangan buat kita,” ungkap Diah.

Melalui penelitian itu, dia pun berharap akan turut dapat semakin membantu PP Aisyiyah dan YAICI melihat realita konsumsi kental manis di Bekasi saat ini. Dengan begitu, edukasi masyarakat akan efektif dan konsumsi kental manis akan menurun.

“Harapannya [salah] konsumsi kental manis dapat terus menurun,” ucap Diah.

Lebih lanjut, demi menyukseskan penelitian tersebut, Diah mengatakan bakal menggerakkan seluruh kader Pengurus Cabang Aisyiyah (PCA) untuk melakukan survei. Bukan hanya itu, seluruh PAUD dan TK kota Bekasi juga akan turut dilibatkan.

“Nantinya bakal melibatkan PAUD dan TK se-kota Bekasi. Nantinya, seluruh kader Aisyiyah kota Bekasi juga turut digerakkan untuk,” ungkap Diah.