Peringati HUT Jakarta ke 497, Aston Pluit Hotel & Residance Hadirkan Pameran Lukisan dan Kuliner Betawi

FAZ • Monday, 24 Jun 2024 - 13:12 WIB

Jakarta - Dalam rangka momen spesial HUT Jakarta ke-497. Ada berbagai gelaran acara menarik yang dapat dinikmati oleh masyarakat jakarta dan sekitarnya.

Betawi merupakan identitas asli masyarakat inti Jakarta. Acara ini merupakan acara tahunan, namun tentu saja dengan berbeda konsep dan tema setiap tahunnya. Aston Pluit Hotel & Residence menjadi tempat pilihan gelaran pada tahun ini. Melalui melalui acara kali ini Jakarta Propertindo/ Jakpro ikut memberikan bentuk dukungannya.

Ayub Zailani selaku General Manager Hotel Aston Pluit Hotel & Residance menyampaikan bahwa dengan menggelar acara dengan mengusung konsep "Uda dan bang Jali” pada tahun ini adalah bertujuan untuk memperkenalkan dan sebagai bentuk upaya untuk terus melestarikan budaya budaya betawi kepada masyarakat karena seperti yang diketahui bersama, Jakarta sudah bukan lagi Ibu kota Indonesia tetapi sudah menjadi kota global.

Diselenggarakan hingga tanggal 25 Juni 2024 ini, dengan rangkaian acara kuliner yang memamerkan makanan khas betawi  seperti kerak telor, kue rangi, kue dongkal, dan es doger. Tak hanya itu, Aston Pluit Hotel & Residance juga melibatkan makanan padang yang sudah lebih dulu dikenal dikancah Internasional, terdapat juga sesi promo-promo produk, pameran lukisan hingga workshop.

Bekerja sama dengan Sarnadi Adam, seorang seniman lukis yang sudah mengabdikan hidupnya dengan melukis khusus betawi selama 43 tahun, bertujuan untuk memperkenalkan budaya-budaya betawi dengan visualisasi dalam bentuk lukisan yang menakjubkan.

Sarnadi menegaskan, lukisan-lukisannya yang bercorak dekoratif merupakan dedikasinya untuk ulang tahun ke-497 Jakarta. Ia berharap agar Jakarta tetap mempertahankan identitasnya sebagai kota global yang kaya akan budaya dan pesona.

"Saya dedikasikan untuk masyarakat Jakarta Betawi di ulang tahunnya yang ke-497. Semoga Jakarta tetap jaya sebagai Kota global dan penuh persona," ujar Sarnadi.

Sementara itu Dailami Firdaus selaku Anggota DPD RI menambahkan, Taman Ismail Marzuki merupakan tempat yang memiliki potensi yang bagus sebagai tempat budaya, berharap Taman Ismail Marzuki juga terdapat tempat dan ruangan untuk pameran lukisan-lukisan dari betawi yang dapat dikunjungi masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya. (Von)