
Pontianak - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat, Sabtu (22/06/24).
Menteri AHY turut menyerahkan tiga sertipikat tanah elektronik milik tokoh masyarakat setempat Syarifah Hubabah Annisa binti Yusuf Al-Haddad yang telah berusia 108 tahun. AHY juga menyerahkan lima sertipikat tanah elektronik di Kantor Pertanahan (Kantah) Pontianak.
Menteri AHY mengungkapkan, pihaknya memiliki beberapa inovasi untuk melayani masyarakat terkait pembuatan sertifikat tanah. Kini di Kalbar, ATR/BPN menghadirkan layanan bernama "Pelataran".
“Ada beberapa inovasi yang dimiliki oleh Kantor Wilayah Kalimantan Barat contohnya kita buka Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (Pelataran),” ujar AHY kepada wartawan di Kantor Pertanahan (Kantah) Pontianak, Kalimantan Barat.
Kehadiran layanan Pelataran diharapkan mempermudah masyarakat dalam mendaftarkan sertipikat tanah. Ini juga merupakan upaya Kementerian ATR/BPN mendekatkan diri ke publik sehingga layanan dapat berjalan secara efektif dan efisien menjangkau masyarakat secara luas.
“Bagi masyarakat yang tidak bisa mengurus di hari kerja bisa melakukannya di hari libur langsung tanpa perantara di kantor-kantor kami,” ujarnya.
AHY tak menampik ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya mengenai pengurusan sertipikat tanah masyarakat Kalbar, seperti transportasi dan konektivitas. Mengingat Kalbar merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang begitu luas.
Namun demikian, pihaknya senantiasa menampung keluhan masyarakat umum lewat fasilitas ruang dialog daring melalui platform zoom yang bertajuk “Kalbar Menyapa”.
Ke depan, ia akan terus menggencarkan sosialisasi sehingga masyarakat memiliki peningkatan minat untuk mengurus sertipikat tanah.