
Jakarta - Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) hari ini akan Pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT). Pengumuman akan dilaksanakan hari ini, Kamis (13/6/2024) pukul 15.00 WIB. Peserta bisa mengakses pengumuman melalui laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/utbk-snbt/pengumuman-snbt dan 41 link perguruan tinggi negeri (PTN) mirror lainnya.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Prof Ganefri, PhD menyatakan sebanyak 231.104 ribu peserta dinyatakan lulus Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2024. Seluruh peserta tersebar ke dalam 145 perguruan tinggi negeri (PTN) peserta SNBT 2024 di seluruh Indonesia.
"Peserta yang lulus SNBT sebanyak 231.104 calon mahasiswa. Sesuai Permendikbud bila yang boleh mengikuti SNBT adalah lulusan tiga tahun terakhir yakni tahun 2022, 2023, dan 2024," tuturnya dalam acara Konferensi Pers Pengumuman SNBT 2024 di Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Sebanyak 35 Ribu Peserta Tidak Ikut UTBK SNBT 2024 dan secara keseluruhan, Ganefri menyebutkan jumlah peserta yang melakukan registrasi akun permanen siswa untuk UTBK SNBT 2024 mencapai angka 1.583.245 peserta. Namun, hanya setengah dari jumlah tersebut yang resmi jadi peserta atau sebanyak 785.058 peserta dari tiga tahun kelulusan.
Selain itu, data menunjukkan bila dari seluruh peserta UTBK SNBT 2024, sekitar 35 ribu dinyatakan gugur pada tahap awal. Hal ini karena mereka tidak hadir ketika hari ujian pelaksanaan
Sementara itu, Dirjen Diktiristek, Prof Dr rer nat Abdul Haris MSc menyebutkan bila pendaftar UTBK SNBT 2024 meningkat sebanyak 785 ribu calon mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 737 ribu peserta memilih program sarjana akademik di pilihan pertama.
"Terjadi peningkatan dari jumlah peserta sekitar 785 ribu calon mahasiswa, yang artinya dari data yang kami peroleh sebanyak 737 ribu atau hampir 93% peserta memilih program sarjana di perguruan tinggi akademik sebagai pilihan pertama," tuturnya
Terkait pengumuman, Haris menyebutkan peserta yang diterima akan menampilkan layar pengumuman dengan tanda berwarna biru. Sedangkan mereka yang belum berhasil akan menampilkan layar pengumuman dengan tanda berwarna merah.
Meskipun nanti pada akhirnya berwarna merah, Dirjen menjelaskan tidak perlu khawatir. Karena meskipun UTBK SNBT 2024 adalah jalur seleksi nasional terakhir, ini bukanlah gerbang terakhir untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi di PTN seluruh Indonesia.
"Kami berharap jangan menyerah dan tetap semangat untuk mengikuti jalur mandiri yang akan dibuka baik di PTN maupun kesempatan lain di PTS. Jadi adik-adik tetap semangat mempersiapkan diri dan kami yakin akan mendapatkan yang terbaik," tambahnya.
Haris berpesan kepada tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) agar terus melakukan evaluasi dalam setiap periode SNBP ataupun SNBT. Sehingga setiap tahunnya akan ada peningkatan jumlah partisipasi dari anak-anak Indonesia.
Hal ini mengingat Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) Indonesia masih ada di angka 31,45%. Sehingga anak-anak lulusan SMA/sederajat tidak dapat mengikuti perguruan tinggi sepenuhnya.
"Kalau dibilang APK 31,45% dari 100 artinya hanya 31 mahasiswa yang berkesempatan kuliah," kata Haris.