UPN Veteran Jakarta Perkenalkan Computational Thinking melalui Media Game untuk Sekolah Dasar

MUS • Friday, 31 May 2024 - 14:03 WIB

Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat dasar, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema "Penerapan dan Integrasi Konsep Computational Thinking melalui Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 032 Tilil Bandung melalui Media Game." Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 29-31 Mei 2024, di SDN 032 Tilil, Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari UPN Veteran Jakarta untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kami. Penerapan konsep computational thinking melalui kompetensi pedagogik dan penggunaan media game ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam metode pengajaran dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kami. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi dunia pendidikan,” kata Kepala Sekolah SDN 032 Tilil, Tati Kurniati. 

Sementara itu Ketua Pengabdian Masyarakat, Muhammad Adrezo mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kepala Sekolah SDN 032 Tilil beserta jajaran guru dan tenaga didik yang ikut serta. "Saya berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti sampai di guru, namun dapat diimplementasikan pada siswa SDN 032 Tilil Bandung," ucapnya. 

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi dari tim dosen UPN Veteran Jakarta. Anni Alvionita Simanjuntak, membuka sesi hari pertama dengan memberikan penjelasan tentang kompetensi pedagogik dalam pembelajaran dan bagaimana integrasinya dapat meningkatkan efektivitas pengajaran di sekolah dasar, serta mengenalkan pendidikan masa depan yaitu pendidikan 1.0 hingga 4.0.

Ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan siswa dan cara-cara inovatif untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar yang tepat.

Di hari kedua, Musthofa Galih Pradana memberikan informasi tentang pentingnya computational thinking dan pengantar dari aplikasi scratch yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran dalam pembuatan game oleh guru dan bisa diimplementasikan ke siswa.

Pada sesi hari terakhir, Muhammad Adrezo kembali menjadi pemateri dengan mengajarkan penggunaan software Scratch untuk tingkat lanjut. 

Ia menunjukkan bagaimana media game dapat digunakan sebagai alat pembelajaran yang efektif dalam mengajarkan konsep computational thinking kepada siswa. Dengan memanfaatkan Scratch, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga siswa dapat belajar sambil bermain.

Program ini diharapkan tidak hanya mentransfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi ke sekolah dasar, tetapi juga membantu guru-guru di SDN 032 Tilil Bandung untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mereka dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Dukungan seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan dan diperluas demi membantu meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkat.