FAO Memenangkan Penghargaan Besar Dunia Air King Hassan II dari Maroko

ITK • Wednesday, 22 May 2024 - 17:03 WIB
Credit By United Nation Information Centre

BaliQU Dongyu, Direktur Jenderal Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) hari ini menyambut baik keputusan untuk memberikan Penghargaan Besar Dunia Air King Hassan II dari Maroko (King Hassan II of Morocco Great World Water Prize) kepada organisasi tersebut pada Forum Air Dunia (World Water Forum) ke-10 yang diadakan di Bali.

Berdasarkan tema “Mengamankan Sumber Daya Air untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Bersama,” penghargaan ini mengakui upaya luar biasa dalam perlindungan, pelestarian, dan pengelolaan berkelanjutan sumber daya air.

Pernyataan penuh Direktur Jenderal FAO,

“Atas nama Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), saya sangat senang menerima Penghargaan Besar Dunia Air King Hassan II dari Maroko yang terhormat ini. Saya berterima kasih kepada komite juri penghargaan atas pengakuan anda terhadap kontribusi FAO dalam upaya global menuju keamanan air.

Merupakan kehormatan besar untuk dianugerahi penghargaan yang mengakui dan menghargai tindakan yang mempromosikan perlindungan dan pelestarian sumber daya air, pengingkatan pengelolaannya, dan pemanfaatan kembali air limbah, serta meningkatan kesadaran masyarakat tentang isu-isu air. Penghargaan ini diberikan setiap tiga tahun dalam upacara khusus yang diadakan selama Forum Air Dunia. 

Sekarang, air sepenuhnya menyatu ke dalam Kerangka Strategis FAO 2022-2031. Menjadi inti dari strategi tematik FAO tentang perubahan iklim, dan sains dan inovasi, serta rencana aksi terkaitnya, dan telah terintegrasi dengan baik di seluruh aktivitas FAO.

Tahun lalu, untuk pertama kalinya dalam sejarah kami, air menjadi tema Sidang Menteri FAO ke-43 — badan pengelola tertinggi dalam organisasi. Konferensi ini mendukung tema pengelolaan sumber daya air untuk biennium 2024-2025; menjadikan air sebagai agenda semua Badan Pengelola FAO dan komite teknis selama dua tahun berikutnya, untuk memfokuskan diskusi pada mobilisasi pengetahuan dan sumber daya yang diperlukan untuk memajukan aktivitas FAO tentang air. 

Air juga menjadi tema untuk Hari Pangan sedunia 2023, yang memperingati pendirian FAO pada 16 April 1945, dan dirayakan selama Forum Pangan Dunia dengan tema “Air adalah kehidupan, air adalah pangan. Tidak ada yang tertinggal.”

Pada bulan Desember 2023, dewan FAO mendukung kerangka konseptual untuk pengelolaan sumber daya lahan dan air terpadu, yang berfungsi sebagai strategi organisasi untuk memandu pekerjaan tentang lahan, tanah, dan air. 

Keputusan-keputusan ini membentuk mekanisme kerja internal FAO tentang air; Dialog Air Roma tahunan dan Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerangka Global tentang Kelangkaan Air di Pertanian (WASAG), yang merupakan platform FAO untuk memfasilitasi berbagi pengetahuan tentang air, memobilisasi kepemimpinan dan sumber daya, dan mendorong solusi berkelanjutan untuk mencapai keamanan air dan pangan.

Ini hanya beberapa contoh dan pencapaian dalam perjalanan air baru FAO yang saya luncurkan di Dialog Air Roma pertama pada tahun 2022.  

Secara eksternal, FAO mendukung anggota dalam pengembangan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan air, termasuk mendukung negara-negara untuk mengembangkan Peta Jalan Air Nasional mereka menuju pencapaian agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan, serta memenuhi kebutuhan irigasi dan pemetaan potensial mereka, penilaian dampak banjir dan manajemen risiko, dan lain sebagainya. Selain itu, teknologi portal Akses Terbuka Produktivitas Air FAO (WaPOR) membantu anggota dalam hal seperti memperkaya data dan informasi air, dialog hak atas air, inisiatif kelangkaan air, dan rencana manajemen kekeringan.

Pada Konferensi Air PBB 2023, FAO memainkan peran aktif dan mengajukan delapan komitmen untuk Aksi Air Global. Saya bangga bahwa kami telah membuat kemajuan signifikan pada semua komitmen tersebut. FAO adalah anggota inti sistem PBB untuk mengembangkan strategi sistem PBB tentang air dan sanitasi, dan saya baru-baru ini bergabung dengan anggota lain dari Dewan Eksekutif Kepala PBB (CEB) di Chili, yang mengakui dan menghargai pekerjaan yang sedang dilakukan.

FAO mempromosikan dan menerapkan solusi air-pangan terintegrasi untuk mengatasi tantangan global ketidakamanan pangan, krisis air, dan perubahan iklim melalui pekerjaan lapangan kami, panduan kebijakan dan keterlibatan melalui proses COP yang didedikasikan.

Saya sangat menghargai semua kolega di FAO, khususnya dari Divisi Lahan dan Air, serta divisi teknis lainnya yang bertanggung jawab atas kehutanan, perikanan dan akuakultur, iklim dan keanekaragaman hayati, serta mereka yang bertanggung jawab atas komunikasi dan tata kelola, serta yang telah mendukung saya dalam melaksanakan visi dan strategi melalui keahlian khusus, pengetahuan dan kapasitas mereka.

Izinkan saya mengambil kesempatan ini untuk mengajak mitra di seluruh dunia untuk bekerja sama dalam pengelolaan air dan transformasi sistem pangan untuk menjadi lebih efisien, inklusif, tangguh dan berkelanjutan di masa depan, untuk mencapai visi Four Betters: produksi, nutrisi, lingkungan, dan kehidupan yang lebih baik, tanpa ada yang tertinggal.

Terima kasih sekali lagi kepada Kerajaan Maroko atas penghormatan dan pengakuan yang terhormat ini.

上善若水,丰衣足食。水色人生,服务人类!(Kebajikan tertinggi seperti air, menyuburkan kemakmuran dan memastikan keamanan pangan. Air mencerminkan kehidupan yang ideal, melayani umat manusia di seluruh dunia.)" (*ITK/R)