
Jakarta - Dosen dan mahasiswa jurusan Fisioterapi di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, bekerja sama dengan Persatuan Orang Tua dengan Anak Down Syndrome (POTADS), mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Ceria Down Syndrome, Jakarta Selatan.
“Tema pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan orang tua anak down syndrome dengan terapi bermain untuk optimalisasi tumbuh kembang anak down syndrome,” kata Mona Oktarina, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat.
“Kita sangat senang sekali dengan program dari Fisioterapi UPNVJ ini karena ini merupakan kegiatan yang ingin sekali dapat kita lakukan di program POTADS terutama untuk anak-anak usia 1-5 tahun, kami sangat berterima kasih dan semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut” ujar Eliza, Ketua Umum POTADS.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh orang tua dan anak-anak down syndrome, mencakup aktivitas seperti bernyanyi, menari, bercerita, stimulasi motorik dengan bermain di terowongan dan rintangan, serta stimulasi sensorik dengan membuat kerajinan tangan manusia salju.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu fisioterapi di masyarakat dan memperkenalkan terapi bermain yang bisa digunakan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak,” ujar Fidyatul Nazhira, anggota tim lainnya.
Susiana Jansen menambahkan, program pengabdian masyarakat ini berjalan lancar, dimulai dengan pretest bagi orang tua, dilanjutkan dengan kelas stimulasi melalui terapi bermain, dan diakhiri dengan posttest untuk mengukur pemahaman orang tua tentang materi yang disampaikan.
Pada akhir kelas stimulasi, para mahasiswa mengajak orang tua dan anak-anak down syndrome untuk bernyanyi dan menari bersama lagi untuk meningkatkan bonding orang tua dan anak. Semoga semua masyarakat dapat membuka hati untuk dapat selalu menerima keberadaan anak-anak down syndrome dimanapun berada karena “Aku Ada Aku Bisa”.