Meniti Kesuksesan Berbisnis dengan Hati, Prestasi, dan Dedikasi: Kisah Fitricia Andhini

ANP • Monday, 20 May 2024 - 10:42 WIB
Saat Fitricia Andhini memberikan penghargaan dan apresiasi berupa piala dan hadiah kepada beberapa peserta lomba tahfidz Quran Terbaik .

JAKARTA - Di tengah gemerlap dunia bisnis kosmetik yang sering diwarnai dengan unjuk kemewahan materi, Fitricia Andhini, atau yang lebih dikenal sebagai Mimi Suastikana, menarik perhatian dengan pendekatan yang berbeda. Meski tidak banyak dikenal di media sosial karena kesuksesan materi, Fitricia Andhini fokus pada nilai-nilai agama dan pendidikan melalui inisiatif Tahfidz Quran Suastikana yang diadakannya secara rutin setiap tahun. Komitmennya pada kegiatan ini mencerminkan dedikasinya dalam menggabungkan dunia bisnis dengan nilai-nilai spiritual dan pendidikan.

Awal Perjalanan dan Latar Belakang

Lulusan Universitas Negeri Jakarta ini mendirikan perusahaan Suastikana Indonesia pada tahun 2016 setelah pensiun dari profesinya sebagai guru di beberapa instansi. Sejak itu, ia terus mengadakan acara Tahfidz Quran Suastikana, yang telah menjadi wadah pembelajaran spiritual dan kompetisi keagamaan. Acara ini tidak hanya mencakup lomba Tahfidz Quran tetapi juga mengundang ustadz dan ustadzah ternama dan kondang di televisi stasiun swasta untuk memberikan pengajaran dan motivasi spiritual. "Jamaaaah… oh jamaah Alhamdulillah…..," sambut salah satu ustadz dalam salah satu ceramahnya di acara tersebut.

Inspirasi dan Komunitas

Acara Tahfidz Quran Suastikana bukan hanya sekedar kompetisi, tetapi juga memperkuat ikatan komunitas dan solidaritas di antara peserta dan hadirin. Ummu Sabra, salah satu peserta, mengungkapkan kekagumannya, "Banyak skincare bertebaran di mana-mana dan hampir yang saya amati, owner-nya lebih fokus unjuk kemewahan. Tapi beda dengan Mimi Fitricia Andhini. Bisnis jalan tapi tidak melupakan akhirat juga. In syaa Allah saya yakin bisnis yang orientasinya seimbang antara dunia dan akhirat, keberkahannya jauh melampaui batas kesuksesan... Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain... Semoga usaha Mimi Fitricia Andhini semakin banyak menebar manfaat untuk umat."

Hal ini juga dirasakan oleh Mama Santi, yang berterima kasih atas pendidikan luar biasa yang diberikan kepada anak-anaknya melalui acara ini, "Acara ini adalah pendidikan yang luar biasa untuk anak saya dan pasti untuk anak-anak lainnya. Semoga acara Tahfidz Quran Suastikana ini terus ada setiap tahun, berkah selalu untuk Mimi Fitricia Andhini."

Rencana dan Harapan

Pada tahun 2025, Fitricia Andhini berencana mengadakan lomba Tahfidz Quran ke-9 dengan pendaftaran gratis untuk semua peserta, membuka akses bagi lebih banyak orang yang mungkin terkendala oleh biaya. "Bismillah doakan kami selalu, semoga Allah ridho usaha memiliki usia yang panjang keberkahannya, dan bisa terus mengadakan lomba Tahfidz Quran Suastikana dan acara-acara yang bermanfaat di bidang pendidikan dan agama," ungkap Fitricia Andhini pada saat sambutan Tahfidz Quran Suastikana 2024. Salah satu orang tua peserta juga mengungkapkan rasa syukur, "Alhamdulillah saya beberapa kali daftar Tahfidz Quran Suastikana gratis, malah anak-anak tahfidz pulangnya dibawakan suvenir, jadi lebih semangat belajar Qurannya."

Prestasi Kreatif dan Multitalenta

Selain dalam bidang bisnis dan agama, Fitricia Andhini juga menunjukkan prestasi seni luar biasa. Beliau mengunggah video melantunkan syair tanpa menggunakan bantuan alat musik di saluran YouTube resminya, Fitricia Andhini Official, yang banyak mendapat apresiasi  dari para pengikutnya. "Maasyaa Allah Tabarakallah Mimi, wanita hebat multi talenta, suaranya bagus selalu merinding dengar suaramu Mi," ungkap salah satu komentar di YouTube miliknya.

Dedikasi dan Inspirasi

Dedikasi Fitricia Andhini dalam memadukan bisnis, pendidikan, dan kegiatan agama menunjukkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat. Salah satu mitra bisnisnya menyatakan kekaguman, "Salah satu alasan saya selalu ikut di dalam bisnisnya Mimi, karena Mimi selalu melibatkan Allah di segala kegiatan usaha." Hal senada juga diungkapkan mitra bisnis lainnya, "Jarang sekali bisnis yang memikirkan sampai pada kegiatan pendidikan agama, contohnya adanya Tahfidz Quran ini adalah contoh dan alasan saya berada di bisnis ini bersama Mimi."

Selain kegiatan Tahfidz Quran, Fitricia Andhini juga secara rutin mengadakan kegiatan pendidikan agama lainnya. Fitricia Andhini mengisi kelas pengajian, mengajar tahfidz anak-anak, dan setiap workshop bisnisnya pasti di awali dengan agenda ceramah  yang merupakan bagian dari agenda Suastikana Indonesia untuk memperdalam pemahaman agama di kalangan masyarakat. "Agama dan pendidikan sangat mempengaruhi nilai bisnis, karena bisnis juga harus dilandasi dengan hati," kata Fitricia.

Kisah Fitricia Andhini adalah sumber inspirasi yang membuktikan bahwa integritas dan empati dapat membawa kesuksesan yang lebih bermakna dan berkah. Semoga perjalanan dan setiap langkahnya selalu diberkahi dan memberi manfaat bagi banyak orang.