
Jakarta - Seniman Butet Kartaredjasa menggelar pameran seni rupa bertajuk “Melik Nggendong Lali” di gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat.
Juan selaku Galerisitor di Galeri Nasional Indonesia mengatakan, patung pria dengan tulisan “Melik Nggendong Lali” merupakan karya terakhir sebelum meninggalnya Melik Nggendong Lali. Inilah alasan pameran seni Butet kartaredjasa berjudul “Melik Nggendong Lali” di Galeri Nasional.
Terdapat berbagai karya seni milik Butet Kartaredjasa, ada patung hingga lukisan yang memiliki ciri khas dengan tulisan berulang seperti "Nusantara" dan "Bambang Ekoloyo".
“Tulisan Nusantara yang berulang kali mengartikan keresahan yang dia lakukan di Indonesia, sedangkan Bambang Ekoloyo adalah keresahan secara personal yang ia miliki,” tambahnya.
Tulisan berulang ini menjadi doa Butet Kartaredjasa sebagai harapan untuk kebaikan pada esok hari.
Selain karya seni rupa milik Butet Kartaredjasa, terdapat pula pameran "Tempatan" di Galeri Nasional Indonesia yang merupakan hasil karya milik alumni ISI Yogyakarta. Pameran Empu Gampingan "Tempatan" ini merupakan hasil buatan tangan para perempuan lulusan ISI Yogyakarta tahun 90-an.
"Karya-karya di “Tempatan” sangat bervariasi, sesuai maksud masing-masing para alumni tersebut. Ada yang ECO print dengan bahan-bahan ramah lingkungan karena profesi senimannya bekerja dibidang pertanian dan perkebunan, makanya memiliki arti tentang perubahan iklim. Ada yang berbentuk bangku goyang dari rotan karena pekerjaannya dibidang furniture. Ada pula yang bekerja sebagai interior sehingga menggunakan kayu-kayu bekas dikarya seninya," ucap Wahyu selaku Galerisator Galeri Nasional Indonesia.
Jun selaku pengunjung Galeri Nasional Indonesia mengungkapkan, karya seni yang dipajangkan di museum Galeri Narsional sungguh menarik dan estetik.
"Saya pertama kali datang ke sini dan dapat informasi tentang karya-karya di sini dari instagram," ujarnya.
Untuk anda yang ingin melihat pameran-pameran karya seni di Galeri Nasional Indonesia, tidak dipungut biaya apapun, informasi tentang pameran dapat dilihat di sosial media Galeri Nasional Indonesia. (Rachel)