BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru Sosialisasikan Program Jaminan Sosial Kepada Pimpinan Lembaga Madrasah Diniyah

MUS • Monday, 13 May 2024 - 21:29 WIB

Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Kebayoran Baru melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pimpinan pengurus lembaga Madrasah Diniyah di bawah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jakarta Selatan.

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan wujud kerja sama dan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru dengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) wilayah Jakarta Selatan.

FKDT adalah lembaga pendidikan keagamaan dibawah naungan Kementerian Agama. Kegiatan sosialisasi oleh BPJS Ketenagakerjaan bersama FKDT Jakarta Selatan ini juga difasilitasi oleh Kementerian Agama.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini ketua DPC FKDT Jakarta Selatan Nesi beserta jajarannya, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru, Ridwan beserta jajarannya dan para pimpinan lembaga Madrasah Diniyah. 

Dalam kesempatan itu Nesi menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyempatkan waktu memberikan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pimpinan lembaga Madrasah Diniyah.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru Husaini menyampaikan kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pimpinan lembaga Madrasah Diniyah dilakukan untuk memperluas cakupan kepesertaaan di segmen BPU (Bukan Penerima Upah) atau pekerja informal. “Khususnya bagi para tenaga pendidik yang mengajar di lembaga-lembaga Madrasah Diniyah,” kata Husaini dalam keterangannya Senin, (13/5)

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada FKDT wilayah Jakarta Selatan yang telah menginisiasi kegiatan sosialisasi tersebut.

Husaini berharap kerja sama dan kolaborasi dengan FKDT Jakarta Selatan dapat terus berlanjut sehingga perlindungan yang menyeluruh bagi para pekerja khususnya bagi para tenaga pendidik/pengajar akan cepat terwujud.

Husaini juga menghimbau dan mengajak kepada para pekerja agar mendaftarkan dirinya kedalam program BPJS Ketenagakerjaan.

"Caranya sangat mudah, bisa daftar melalui Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat, website atau daftar melalui layanan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dengan cara mengunduhnya terlebih dahulu melalui app store atau play store,"pungkasnya.

Menyoal tentang JMO, Husaini menerangkan, para peserta yang ingin melakukan pendaftaran, pembayaran iuran, cek saldo, melakukan klaim secara online dan sebagainya bisa langsung melalui layanan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) tersebut.

BPJS Ketenagakerjaan selain memberikan kemudahan dalam melakukan pendaftaran, pembayaran iurannya pun masih sangat terjangkau, mulai dari Rp16.800 per bulan dengan dasar upah sebesar Rp1 juta.

"Kendati iurannya sangat kecil, namun manfaat yang didapat sangat besar seperti perawatan tanpa batas biaya (sesuai indikasi medis), santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah, santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB), santunan cacat total tetap, serta layanan homecare. Sedangkan jika peserta meninggal bukan karena kecelakaan kerja, ahli warisnya akan mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta," tutup Husaini.