
Genre: Drama, Crime
Sutradara: Martin Scorsese
Pemeran: Leonardo DiCaprio, Robert De Niro, Brendan Fraser
Distributor: UIP Movies Indonesia
Durasi: Hampir 3,5 jam
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 18 Oktober 2023
Killers of the Flower Moon membawa penontonnya berkenalan dengan tokoh atau tepatnya suatu bangsa, tempat, latar, dan waktu yang jarang diangkat ke layar lebar. Persepsi kita tentang Bangsa Indian yang terpinggirkan, hidup terpencil, nomaden, dan kerap bertempur dengan koboy Amerika, akan terbongkar dan terbangun baru, dalam epik berdurasi 206 menit.
Meski begitu, penonton akan terpesona dengan adu akting bintang besar Leonardo DiCaprio dan Robert De Niro, di bawah arahan sutradara pemenang Academy Award Martin Scorsese. DiCaprio sudah 6 kali bekerjasama dengan Scorsese, sementara De Niro sudah 10 kali.
Sedangkan bagi DiCaprio dan De Niro, inilah kedua kalinya mereka bekerja dalam satu produksi, setelah 30 tahun melalui "The Boy's Life". Jadi pengalaman kerjasama para pemerannya saja sudah menjadi elemen positif tersendiri.
Alurnya pun bikin penasaran sampai akhir, dihiasi pengetahuan baru tentang sisi peradaban dan momen sejarah, yang tertutupi. Kita akan menyaksikan keluarga-keluarga 'the Native American' yang kaya raya, menguasai lahan-lahan minyak bumi pada pergantian abad ke-20.
Jika biasanya orang Indian digambarkan bekerja untuk orang kulit putih, sebaliknya dalam drama ini, orang Indian menumpang taksi yang sopirnya berkulit putih. Dan, berbagai aspek lain tentang betapa kompleksnya Bangsa Indian.
Salah satu suku Indian, Bangsa Osage, diceritakan bergerak dari tanah air aslinya di lembah Sungai Ohio dan Mississippi, melalui Missouri, Kansas, dan akhirnya direlokasi oleh pemerintah Amerika ke tempat yang disebut Indian Teritory di Oklahoma, tempat mereka terkonsentrasi pada akhir tahun 1800-an.
Pada pergantian abad ke-20, penemuan sumber-sumber minyak bumi, membawa kekayaan bagi Bangsa Indian bernama Osage , yang juga menjadi salah satu orang terkaya di dunia dalam semalam.
Kekayaan penduduk asli Amerika ini segera menarik penyelundup kulit putih, yang memanipulasi, memeras, dan mencuri uang Osage sebanyak mungkin. Mereka bahkan tak ragu untuk melakukan pembunuhan.
Berdasarkan kisah nyata, kita akan berkenalan dengan romansa pria kulit putih Ernest Burkhart (Leonardo DiCaprio) dan perempuan Indian kaya, Mollie Kyle (Lily Gladstone). Sepanjang film, penonton diberi harapan, Ernest tulus mencintai Mollie dan tidak seperti pria lainnya yang mengincar kekayaan perempuan Indian.
Namun di sisi lain, sulit untuk percaya begitu saja dengan cinta sejati, di tengah pengkhianatan, penindasan, bahkan penghilangan nyawa secara sadis, yang kebanyakan semata berdasar faktor ekonomi, kesenjangan, dibumbui benih-benih kebencian.
Bagi sutradara Martin Scorsese, inilah pertama kalinya mengerjakan film western, meski sebenarnya sangat menyukai genre tersebut, sejak kecil.
Kesempatan mewujudkan film western justru terbuka ketika Scorsese mengenal buku masterpiece karya David Grann tahun 2017, berjudul “Killers of the Flower Moon: The Osage Murders and the Birth of the FBI”, tentang kriminalitas dan rasisme di Amerika Serikat, yang ternyata masih relevan sampai sekarang.
"Tokoh Ernest dan Mollie adalah kuncinya. Itu semua didasarkan pada kepercayaan dan cinta, yang dikompromikan, lalu dikhianati. Apa faktor pendorongnya? Selalu menginginkan lebih: lebih banyak tanah, lebih banyak uang. Saya tertarik dengan hal ini, subjek untuk alasan apa pun. Ini mungkin kembali ke akar budaya saya, dari mana saya berasal,” jelas Scorsese.
Tertantang dan termotivasi oleh peran Ernest Burkhart, DiCaprio berkomitmen untuk karakter tersebut.
“Dia mengasimilasi dirinya ke dalam budaya Osage dan menjadi seperti bunglon. Kami banyak melakukan pertemuan dengan anggota Komunitas Osage dan mereka sangat membantu. Kami memiliki beberapa penasihat hebat," ungkap DiCaprio.
Penggemar drama sejarah dan fans Leonardo DiCaprio, Robert De Niro, serta karya Martin Scorsese akan terpuaskan dengan "Killers of the Flower Moon" apalagi dengan segala detail yang dihamparkan dalam durasi yang panjang.