
JAKARTA - Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang terus mengukuhkan posisinya sebagai kontributor utama dalam memenuhi kebutuhan listrik DKI Jakarta dan sekitarnya.
Kompleks unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) yang berlokasi di Pluit, Jakarta Utara ini memiliki total kapasitas 2.177 MW dengan bahan bakar gas rendah emisi.
UP Muara Karang, yang memasok 18,4% dari beban puncak DKI Jakarta dan Provinsi Banten, telah memainkan peran kunci dalam menopang pasokan listrik di berbagai gedung VVIP seperti Gedung DPR, MPR, Kementerian, dan Istana Presiden.
Energi listrik yang dihasilkan oleh UP Muara Karang dialirkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV ke sistem interkoneksi Jawa Bali, memberikan kontribusi vital bagi kelistrikan di wilayah DKI Jakarta.
Dengan komitmen pada keberlanjutan lingkungan, UP Muara Karang terus meningkatkan usahanya untuk menjaga lingkungan sekitar. Dengan teknologi dan inovasi yang canggih, pembangkit listrik ini beroperasi dengan efisien.
UP Muara Karang juga menjadi pionir dalam mendapatkan Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE), yang sedang diproses oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mencapai target net zero emission (NZE) pada tahun 2060.
Pejabat tertinggi UP Muara Karang, Maryono, menjelaskan bahwa fokus utama unit pembangkit ini adalah menjalankan operasional yang ramah lingkungan. Seluruh karyawan UP Muara Karang sepakat untuk berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih hijau.
"Salah satu yang sedang kami registrasikan di KLHK adalah SPE dimana blok 3 PLTGU Muara Karang berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca melalui upaya mitigasi lebih dari 900.000 ton karbon dioksida pertahun. Perhitungan ini dilakukan sejak awal tahun 2022 hingga akhir tahun 2022", terang Maryono
Melalui teknologi dan inovasi, UP Muara Karang memastikan bahwa operasional unit pembangkit tetap sesuai dengan regulasi yang ada. Data pengukuran emisi pada tahun 2023 juga mengesankan, dengan tingkat emisi jauh di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan oleh KLHK.
"Tentu kami juga melakukan pengecekan dan monitoring secara akurat dan real time selama 24 jam non
Dengan komitmen kuat pada keberlanjutan dan inovasi, UP Muara Karang terus menjadi pilar penting dalam memenuhi kebutuhan listrik wilayah sekitar sambil menjaga lingkungan.