
Madinah - Hingga Sabtu (17/6) malam, sebanyak 1.089 jemaah dari kuota tambahan telah mendarat di bandara Prince Muhammad Bin Abdul Aziz (AMMA), Madinah.
Dengan rincian kloter 21 Balikpapan 277 jemaah, kloter 65 Jakarta Pondok Gede 186 jemaah, kloter 18 Banjarmasin 242 jemaah, dan kloter 34 UPG Makassar 388 jemaah.
Sekretaris Daerah Kerja Ad Hoc Bandara, Suparno memastikan hingga hari ketiga kedatangan tidak ditemui kendala yang signifikan.
"Alhamdulillah tidak ada hambatan berarti. Kita bersyukur juga, ada penambahan kursi roda hibah sebanyak 100 unit untuk duyufurrahman yang membutuhkan di Makkah maupun Madinah," kata Suparno kepada tim Media Center Haji di bandara AMMA, Sabtu (17/6).
BACA JUGA: Asuransi Jiwa dan Kecelakaan Ditransfer Langsung ke Rekening Jemaah
BACA JUGA: Ini Ikhtiar Kemenag Wujudkan Haji Ramah Lansia
Proses pemeriksaan dokumen keimigrasian juga berjalan mulus. "Sejauh ini tidak ada hal-hal menonjol seperti paspor ketinggalan atau tertukar," lanjut Suparno.
Sementara 2 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah. Pada kedatangan hari pertama, Kamis (15/6), 3 jemaah juga dibawa ke KKHI karena kelelahan selama penerbangan.
Untuk itu Suparno kembali mengingatkan jemaah agar bijak mengatur waktu istirahat, untuk memastikan diri tetap prima saat puncak haji wukuf di Arafah.
"Tetap jaga kesehatan karena cuaca sangat panas. Banyak minum air putih dan perbanyak istirahat karena pelaksanaan haji beberapa hari ke depan akan sangat menguras tenaga," tandasnya.