Ibadah Haji 2023 Jamaah Indonesia Diminta Jaga Daya Tahan Tubuh

AKM • Saturday, 17 Jun 2023 - 18:33 WIB

Pondok Gede - Kementerian Agama mengatakan jemaah haji Indonesia akan berada di Arab Saudi selama 42 hari untuk melaksanakan ibadah haji. Aktivitas ini memerlukan daya tahan tubuh yang tinggi. Untuk itu daya tahan tubuh jemaah haji harus ditingkatkan agar tetap sehat selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Daya tahan tubuh bagi jemaah haji sangat penting. Kita tahu kalau kita naik haji ke Tanah Suci, medannya berat, oleh karena itu kita butuh sistem imun yang kuat agar tidak terkena penyakit. Risiko kesehatan banyak sekali, banyak jemaah haji lansia terkena penyakit lain karena rata-rata memang sudah punya komorbid," ungkap Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI) Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (17/6).

Prof. Iris juga menyarankan agar jemaah haji berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan sebelum menggunakan produk-produk kesehatan tertentu. Dengan menjaga daya tahan tubuh, jemaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih baik dan sehat.

"Cara pencegahan penyakit banyak sekali, seperti misalnya tidur cukup, makan makanan bergizi, vitamin yang cukup dan juga kita bisa menambahkan imunomodulator. Itulah yang akan memperkuat imun tubuh kita. Kalau imunomodulator salah satunya pilihan kita yang dibuat dari tanaman Phyllanthus niruri atau meniran hijau yang bisa meningkatkan sistem imun," tutur Prof. Iris.

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Iris terhadap ratusan jemaah haji pria maupun wanita, mengonsumsi Phyllanthus niruri terbukti dapat menurunkan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebesar 17.3% dibandingkan dengan multivitamin. 

“jika dikombinasikan dengan multivitamin tingkat keefektifan bisa mencapai 36,2%. Penelitian dilakukan selama 40 hari pada jemaah haji berusia 18-65 tahun dengan kriteria dan pemantauan secara ketat,” tandasnya.

Sementara itu, dalam membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh bagi para jamaah haji Indoneisa pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2023, PT Dexa Medica memberikan STIMUNO kepada jemaah haji embarkasi Pulau Jawa. STIMUNO sebagai produk imunomodulator berperan menjaga imun tubuh dan telah diuji secara klinik untuk beragam penyakit bagi konsumen dewasa dan anak-anak. Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang dikembangkan dari meniran hijau (Phyllanthus niruri) ini juga pernah diuji untuk menjaga daya tahan tubuh jemaah Haji.

"Saat ini kami dari Dexa Medica melalui salah satu produk unggulan stimuno, melakukan donasi STIMUNO kepada jemaah haji di 4 embarkasi di Pulau Jawa. Semua produk Dexa Medica sudah tersertikasi halal, termasuk STIMUNO," tutur Marketing & Sales Director CHD PT Dexa Medica,  Maret Yudianto.

Maret mengatakan pemberian STIMUNO kepada jemaah haji merupakan kepedulian Dexa Medica. Dexa Medica mempunyai core values yakni Deal with Care atau kepedulian terhadap sesama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Produk ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh jemaah haji, sehingga mereka lebih tahan terhadap penyakit dan infeksi selama menunaikan ibadah haji.

"Sesuai dengan salah satu core values perusahaan kita yakni Deal with Care, kami peduli kesehatan seluruh jemaah haji dan berharap melalui STIMUNO jemaah haji bisa melakukan semua aktivitasnya dengan baik dan kembali ke Indonesia dengan sehat," imbuh Maret.

STIMUNO sudah tersertikasi Fitofarmaka sehingga teruji klinis. STIMUNO juga sudah lebih dari 20 tahun dipercaya oleh keluarga Indonesia untuk menjaga daya tahan tubuh termasuk bagi para jamaah haji Indonesia selama ini.