ANRI Gelar Konferensi Internasional Bandung- Belgrade-Havana in Global History and Perspective

ANP • Monday, 7 Nov 2022 - 17:53 WIB

Jakarta –  Sebagai upaya penyebarluasan informasi arsip Konferensi Asia Afrika dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Nonblok serta membangkitkan kembali semangat Bandung Spirit pada era globalisasi, Arsip Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Udayana, Bandung Spirit Scholars dan Social Movement Activists menyelenggarakan konferensi internasional bertema “Bandung- Belgrade-Havana in Global History and Perspective: “What Dreams, What Challenges, What Projects, for a Global Future” (Bandung-Beograd-Havana dalam Kerangka Sejarah dan Pemikiran Global: Impian, Tantangan dan Perencanaan Masa Depan). Konferensi internasional tersebut dilaksanakan secara berseri di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Adapun helatan pertama dilaksanakan di Jakarta dengan ANRI sebagai tuan rumah.

Pada seremoni pembukaan konferensi internasional ini dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Anas dan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri yang turut menyampaikan pidato kebudayaan. Peserta konferensi berjumlah 500 orang yang bergabung secara daring dan luring yang berasal dari dalam maupun luar negeri, antara lain terdiri dari arsiparis, pustakawan, konservator, kurator, peneliti, sejarawan, dan mahasiswa. 

Melalui pelaksanaan konferensi internasional Bandung-Belgrade-Havana in Global History and Perspective: “What Dreams, What Challenges, What Projects, for a Global Future”, diharapkan juga dapat memelihara semangat Konferensi Asia-Afrika dan “Bandung Spirit” serta merefleksikannya pada kondisi global saat ini, menyebarluaskan informasi arsip KTT Gerakan Nonblok pertama dan pidato Sukarno yang saat ini dinominasikan sebagai Memori Dunia di UNESCO. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi ajang untuk mengenalkan trilogi “Dreams-Challenges-Projects” sebagai hal penting dalam pembangunan bangsa maupun individu sebagaimana tertuang dalam “Bandung Spirit”.

Diskusi pada konferensi internasional yang dilaksanakan di ANRI dikemas dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua membahas para pemimpin dunia yang terkait Konferensi Bandung-Beograd-Havana. Sesi ketiga mengulas Konferensi Asia Afrika dan KTT Nonblok dalam Arsip Audiovisual. Pada sesi pertama mengulas Bandung-Beograd-Havana dalam Sejarah dan Perspektif Global yang disampaikan oleh Social Movement Activists dari University of Le Havre Normandy, Darwis Khudori, dilanjutkan dengan membahas pemimpin dunia yang membahas yang terkait Konferensi Bandung-Beograd-Havana. Dimulai dengan pembahasan Jawaharlal Nehru yang diulas Rityusha Tiwary, Zhou Enlai yang diulas Shi Qing, Sukarno yang akan diulas Rieke Dyah Pitaloka, Gamal Abdel Nasser diulas oleh Magda Refaa, Josip Broz Tito diulas oleh Jovan Cavoski, dan Fidel Castro yang akan diulas Beatriz Bissio.

Sebagai informasi, helatan konferensi internasional “Bandung- Belgrade-Havana in Global History and Perspective: “What Dreams, What Challenges, What Projects, for a Global Future” menjadi bagian dalam peringatan 65 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, 60 tahun KTT Nonblok di Beograd dan 55 tahun Konferensi Tiga Benua di Havana. Konferensi ini pun menjadi ajang untuk kembali merefleksikan dan membumikan nilai-nilai Bandung Spirit. 

Setelah rangkaian acara di Jakarta, para delegasi yang hadir secara luring akan melanjutkan rangkaian konferensi ke Bandung dengan tuan rumah penyelenggara acara adalah Universitas Padjadjaran. Rangkaian konferensi akan berakhir di Bali yang waktunya akan beriringan dengan puncak Indonesia sebagai Presidensi G20 di Bali. Adapun tuan rumah penyelenggaraan konferensi di Bali adalah Universitas Udayana.