Ibadah Haji Pasca Pandemi, Politisi PKS Beberkan Sejumlah Catatan Penting Untuk Pemerintah

MUS • Saturday, 9 Jul 2022 - 10:13 WIB

Jakarta - Setelah penundaan selama 2 tahun terakhir, ibadah haji tahun ini kembali dilaksanakan dengan berbagai penerapan regulasi baru guna mencegah penyebaran covid-19. Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PKS KH. Bukhori Yusuf, berkesempatan mengikuti dan meninjau pelaksanaan ibadah haji langsung dari kota suci Mekkah di tahun ini.

“Secara umum penyelenggaraan ibadah haji di tahun Alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar meskipun menyisipkan beberapa catatan untuk perbaikan pelaksanaan haji di tahun yang akan datang,” terangnya. 

Namun ia masih menemukan sejumlah permasalahan, salah satunya kualitas katering di beberapa tempat yang dikeluhkan jemaah dan perlu ditinjau kembali.

“Di sebagian tempat terdapat jemaah yang mengeluhkan makanan yang nyaris basi, namun catatan penting lainnya yakni porsi makanan yang ditawarkan dengan harga tender perlu ditinjau kembali," ujarnya.

Pelaksanaan haji di tahun ini juga diwarnai dengan 4000 calon jamaah haji furoda yang gagal berangkat. 

“Visa furoda itu praktis tidak ada harganya, karena visa ini diberikan pemerintah Kerajaan Saudi atas penghargaan ke pihak-pihak tertentu, namun ada oknum yang memanfaatkan, sehingga diperjual belikan. Dikarenakan antrian haji kita yang cukup panjang sampai 30 tahun, maka momen ini dimanfaatkan bagi yang bisa membeli walaupun tawaran harga yang tinggi,” ungkapnya.

Pelaksanaan sistem furoda ini dianggap merugikan calon jemaah yang tidak ada kepastian keberangkatan, sehingga aleg asal dapil Jawa Tengah I ini mengusulkan regulasi untuk mengantisipasi tidak terulangnya kejadian yang sama.

“Karena ini berangkat dari ketidakpastian, maka kita buat satu regulasi yang memastikan. Perlu ada satu mekanisme sampai kapan visa itu bisa sampai ke calon jemaah, dan berapa jumlah kuota visa yang pasti. Ini harus di atur dalam mekanisme tertentu, karena dalam undang-undang haji aturan tersebut belum kita rumuskan, dan ini kesempatan kita untuk memperbaiki agar tidak ada lagi korban," lanjutnya lagi. 

Langsung dari Arafah, diakhir sesi Bukhori menyampaikan bentuk keseriusannya mendorong dirjen haji untuk segera membentuk mekanisme visa furoda supaya mendapatkan kepastian, dan memberikan advokasi ke semua pihak seperti Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau calon jemaah haji.

“Selamat hari raya Idul Adha, semoga kita semua diberkahi dan diberikan kemenangan oleh Allah SWT dan dilancarkan Ibadah Haji nya bagi jemaah Indonesia," ucapnya di akhir sesi.