KPPIP Kawal Percepatan Penyelesian 208 Proyek dan 10 Program PSN

AKM • Thursday, 16 Dec 2021 - 05:39 WIB

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) memastikan KPPIP akan terus mengawal percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). 

"Percepatan penyelesaian berbagai PSN, KPPIP akan terus mengawal dan melakukan upaya penyelesaian dan juga persoalan pelaksanaan dari 208 proyek dan 10 program dalam proyek PSN," kata Airlangga dalam acara Outlook Ekonomi Indonesia 2022, Rabu (15/12/2021). di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Dia menjelaskan, keberadaan PSN telah terbukti meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Di tengah keadaan pandemi Proyek Strategis Nasional yang sudah selesai menciptakan lebih dari 11 juta tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung," ujarnya. 

Selain itu, Airlangga menambahkan, investasi pembangunan PSN di berbagai sektor memiliki manfaat terhadap perkembangan wilayah dan perekonomian daerah, serta nilai tambah industri. 

"Di sisi lain, kita berharap penyelesaian PSN dapat menimbulkan multiplier effect secara sosial dan ekonomi yang akan terus bertambah seiring percepatan penyelesaian proyek strategis ke depan," tuturnya. 

PSN yang tersebar di berbagai wilayah juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur secara langsung. Selain itu, mengurangi kesenjangan pertumbuhan pendapatan per kapita dan kesenjangan antar daerah secara jangka panjang.

Sejak  pertama kali ditetapkan pada tahun 2016 sampai dengan November 2021, pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) berhasil melakukan percepatan penyelesaian 124 Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan nilai investasi Rp 626,1 triliun. Adapun selama pandemi Covid-19, yakni Januari 2020 - November 2021, terdapat 32 PSN yang berhasil diselesaikan senilai Rp 158,8 triliun. Bahkan hingga akhir 2021, diestimasi ada tambahan 8 proyek senilai Rp 94,3 triliun, sehingga total proyek yang berhasil diselesaikan selama 2020-2021 diperkirakan sebanyak 40 PSN senilai Rp 253,1 triliun.

Disisi lain, Airlangga memastikan bahwa Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 tidak akan 100 persen terserap hingga akhir tahun ini.

Dia bilang paling mentok anggaran PEN 2021 hanya mencapai 90,4 persen saja.

"Stimulus PEN tahun ini diperkirakan 90,4 persen realisasi prognosanya yaitu Rp673,2 triliun, memang akan ada sisa anggaran," kata Airlangga

Memang sampai dengan tanggal 10 Desember 2021 realisasi anggaran PEN yang sudah terserap baru mencapai 69,8 persen atau setara Rp519,69 triliun dari pagu sebesar Rp744,77 triliun.

Realisasi itu terdiri dari bidang kesehatan yang sebesar Rp143,29 triliun atau 66,7 persen dari pagu senilai Rp 214,96 triliun. Kemudian di bidang perlindungan sosial mencapai Rp152,18 triliun atau 81,5 persen dari pagu Rp 186,64 triliun.