PT LIB Digugat Akibat Kasus Penggelapan, Apa Peran PSSI?

FAZ • Saturday, 11 Dec 2021 - 13:08 WIB
Jakarta - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Dirk Soplanit mengakui pihaknya tak memiliki kuasa terhadap pengawasan PT Liga Indonesia baru (LIB). Oleh sebab itu, PSSI tak bisa berbuat banyak saat terjadi kisruh. 
 
Polemik penggelapan dana hak siar Liga Indonesia antara PT LIB dengan PT MNC Vision Network Tbk. menarik perhatian banyak pihak. Hal itu pun membuat pihak PSSI menjadi sorotan. 
 
Meski begitu, Dirk yang juga mantan Direktur PT LIB, mengaku PSSI tak tahu-mnahu. Pasalnya, selama ini peran PSSI di PT LIB hanya terbatas di sisi teknis penyelenggaraan pertandingan. 
 
Selebihnya, PSSI hanya mengawasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dia mengaku tidak akan ada intervensi lebih lanjut, selama situasi berjalan seperti biasa. 
 
“Untuk proses-proses pengawasan terhadap LIB, kita mengutamakan mekanisme sebagai pemegang saham. Jadi posisi kita adalah sebagai pemegang saham, bukan sebagai exco yang masuk ke LIB,” kata Dirk dalam program Polemik Trijaya, Sabtu (11/12/2021). 
 
“Nantinya, ketika ada kebijakan-kebijakan tentang kompetisi yang dikelola, baik itu Liga 1 dan Liga 2, langsung exco masuk di situ. Tentang bagaimana pengaturan pertandingan nanti,” ujarnya. 
 
“Tetapi, khusus untuk mengawasi langsung PT LIB dalam operasionalnya sebagai entity bisnis, ya memang exco tidak memiliki kewenangan langsung. Tetapi, memang ada anggota exco yang berperan sebagai komisaris di PT LIB,” tutur Dirk. 
 
“Di situ lah mungkin nanti segala informasi mengenai PT LIB akan sampai pada exco. Apabila memang dibutuhkan sharing informasi dengan PT LIB. Kalau semua berjalan normal, maka pengawasan hanya melalui RUPS,” ucapnya.