Sudirman Said: Jaga Reputasi PMI dengan Kinerja dan Organisasi yang Sehat

MUS • Monday, 29 Nov 2021 - 11:56 WIB

Jakarta - Untuk menjaga kelangsungan gerakan kepalangmerahan, PMI terus melakukan penguatan kelembagaan dengan mendorong modernisasi organiasi. Arah modernisasi adalah agar suatu saat operasi kemanusiaan dapat dikendalikan dengan teknologi informasi secara maksimal.  Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PMI, Sudirman Said, dalam pembukaan Rapat Kordinasi Teknis Bidang Organisasi, Palang Merah Indonesia. Rakornis yang diselenggarakan di Bandar Lampung ini, dihadiri oleh utusan dari 30 provinsi se-Indonesia. 

“Ketua Umum PMI, Pak Jusuf Kala sejak awal kepengurusan terus mendorong digitalisasi operasi kemanusiaan PMI sebagai wujud dari organisasi modern,” papar Sudirman Said. 

Ditambahkan bahwa keberlangsungan suatu organisasi ditentukan oleh tiga hal. Yakni kinerja, kesehatan organisasi, dan reputasi.

“Secara kinerja PMI diakui oleh seluruh stakeholders, yang membuat harapan masyarakat begitu tinggi. Karena itu kita harus perkuat pembangunan institusi, agar dinamika dalam organisasi terjaga secara sehat, dan reputasi organisasi terjaga secara baik,” tambah Sudirman.  

Sudirman juga menguraikan bahwa kinerja PMI diukur dari pencapaian fungsi-fungsi operasi seperti Penanggulangan Bencana, Layanan Donor Darah, Layanan Kesehatan dan Sosial, dan Pembinaan Relawan. Sedangkan kesehatan organisasi dapat dilihat dari keteraturan proses, suasana kerja, kemampuan memobilisasi dukungan dana, dan hubungan antar fungsi dalam organisasi PMI. 

Gubernur Lampung, Arinal Junaedi dalam sambutan pembukaannya mengapresiasi kontribusi dan kinerja PMI di wilayah provinsi Lampung. 

“Peran PMI dalam berbaga kegiatan kemanusiaan sangat menonjol. Masyarakat Lampung memberi apresiasi positif, terutama dalam operasi penanggulangan covid-19,” tutur Gubernur Arinal.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal dalam laporannya menjelaskan upaya-upaya relawan dan pengurus PMI dalam membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan selama pandemi covid-19.

“Disamping melakukan edukasi, membagikan alat alat pelindung diri, donor darah dan donor plasma konvalesense, PMI Lampung juga bergerak bersama instansi terkait untuk memberikan bantuan-bantuan sosial,” turur Ariana. 

Menutup sambutannya, Sekjen PMI menegaskan pentingnya menjaga reputasi organisasi kepalangmerahan. “PMI hanya bisa bergerak bila dipercaya masyarakat. Menjaga reputasi akan membuat trust masyarakat menjadi tinggi. Dengan itulah kita diterima, didukung, dan bisa terus bekerja bersama masyarakat,” tutur mantan Menteri ESDM 2014-2016 ini.

Rakornis Bidang Organisasi berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 sampai dengan 28 November 2021.