6.000 Anak Indonesia Kehilangan Orang Tuanya akibat Pandemi Covid-19

MUS • Friday, 20 Aug 2021 - 15:42 WIB

Jakarta - Kasus Covid-19 yang semakin meningkat, merenggut banyak nyawa termasuk mereka yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Akibatnya banyak anak Indonesia kehilangan orang tua mereka. 

Melalui wawancara di Radio Trijaya, Jumat (20/8/2021), Direkur Rehabilitas Sosial Anak Kementerian Sosial Kanya Eka Santi mengatakan, sudah ada laporan sebanyak 6.000 anak kehilangan orang tua, menjadi yatim atau yatim piatu akibat Covid-19.

Kanya juga menyebutkan, anak-anak yang kehilangan orang tuanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi untuk mereka yang masih memiliki keluarga yang lain, dapat diasuh oleh keluarga mereka sendiri.

“Dalam Pasal 34 Ayat 1, UUD 1945 disebutkan: “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara,” ucap Kanya.

Pemerintah memberikan bantuan dalam berbagai aspek antara lain, aspek kesehatan, pendidikan, psikososial, dan juga pengasuhan. “Di luar itu mereka juga butuh makan, butuh dukungan vitamin, butuh obat, kalau mereka juga terpapar butuh swab, itu kami yang menjadi wadah,” tutur Kanya.

Menurutnya, Kementerian Sosial butuh bantuan pemda dan juga masyarakat untuk mengerti adanya anak yatim piatu. Dinas sosial pun sangat membuka kesempatan untuk masyarakat melaporkan data, dan mereka yang membutuhkan bantuan dinas sosial. “Hubungi Pelayanan Sosial Anak, dinas sosial setempat. Semua bisa dilaporkan dan terdata,” tutup Kanya. (GRA)