Gandeng ITS dan Uncen, Mensos Risma Buatkan Kapal Motor untuk Masyarakat Papua

MUS • Monday, 9 Aug 2021 - 13:09 WIB

Surabaya - Menteri Sosial Tri Rismaharini menginisiasi kebutuhan angkutan sungai bagi masyarakat di Papua. Hal ini disampaikan Mensos Risma usai menggelar pertemuan dengan para teknokrat ITS. Mantan Walikota Surabaya tersebut menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu dirinya bersua dengan para tokoh masyarakat Papua, dan mereka menyampaikan keinginannya agar ada bantuan alat transportasi sungai yang selama ini menjadi jalur lalu lintas sebagian besar masyarakat di Papua.

"Beberapa waktu lalu saya bersua dengan pendeta bagi Mamberamo Papua. Pak pendeta menyampaikan bahwa masyrakat di sana butuh alat transportasi seperti perahu. Nah karenanya saya mendiskusikan hal tersebut dengan teman teman ITS," ujar Mensos Risma.

Nantinya menurut Risma, ITS akan berkolaborasi dengan Universitas Cendrawasih Papua. Selama ini menurut Risma, masyarakat Papua sudah mahir membuat kapal. Sehingga kolaborasi dua universitas tersebut akan menghasilkan kapal yang handal, dan bisa menjadi andalan tranportasi masyarakat Papua.

"Nantinya Universitas Cendrawasih akan menyiapkan sumber daya, baik bahan maupun tenaga. Sementara ITS akan menyiapkan juga tenaga ahli perkapalan untuk bertukar pikiran dalam penyiapan kapal motor untuk masyarakat," lanjut mantan Walikota Surabaya tersebut.

Mensos berharap bahwa hasil kolaborasi tersebut bisa dituntaskan dalam waktu singkat, sehingga di tanggal 17 Agustus nanti bisa dilauching. Nantinya program kerja diantara Kemensos, ITS dan Uncen tidak berhenti pada pembuatan kapal saja, namun juga akan disertai pelatihan bagi masyarakat agar mereka juga makin mahir membuat kapal untuk angkutan lalu lintas sungai.

"Kita ingin hasil karya bersama ini bisa segera tuntas dan siap dilaunching 17 Agustus mendatang," lanjut Mensos Risma.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya ( ITS) menyambut baik keinginan Mensos Tri Rismaharini. Wakil Rektor 4 Bidang Inovasi, Kerjasama dan Kealumnian ITS Bambang Parmujati menyampaikan bahwa ITS siap untuk bersama Universitas Cendrawasih Papua bekerja sama dalam pembuatan kapal rakyat. Bambang Parmujati menambahkan bahwa nantinya kapal boat tersebut lebih dioptimalkan untuk angkutan barang, sehingga distribusi barang ke masyarakat bisa lebih cepat dan efisien. 

"Kita sudah siap dan insyaallah bisa seperti yang diinginkan Bu Mensos dimana kapal tuntas tgl 17 Agustus. Nantinya kapal tersebut akan dioptimalkan untuk angkutan barang, agar distribusi barang kebutuhan masyarakat cepat dan efisien," ujar Bambang Parmujati.

Rencana Kementrian sosial tidak hanya akan menyiapkan angkutan air, tapi juga darat beruba sepeda motor dengan baterai yang sudah dibuat oleh ITS dengan nama " GESITS". Bahkan nantinya tidak hanya sepeda motor, ITS juga akan membuatkan stasiun pengisian bahan bakar dengan menggunakan teknologi solar cell.

"Tadi saya sudah sampaikan juga ke Pak Rektor ITS untuk juga bisa menyiapkan sepeda motor electric yang sudah dimodifikasi untuk transportasi darat yang medannya memang berat. Dan pak rektor siap. Bahkan beliau juga siap membuatkan stasiun pengisiannya dengan solar cell" pungkas Mensos Risma. (Her)