Vaksinasi Door to Door BIN Mendapat Apresiasi Luar Biasa

ANP • Monday, 19 Jul 2021 - 16:28 WIB

JAKARTA - Apa yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) soal vaksin door to door adalah terobosan baru yang perlu didukung oleh semua pihak bahkan perlu ditiru oleh pihak instansi lain sebagai stakeholder dari program vaksinasi itu sendiri.

Demikian ditegaskan Pengamat Sosial Keamanan, Ir. Djuni Thamrin, M.Sc., Ph.D. dalam keterangan tertulis, Senin (19/7/2021).

Djuni Thamrin yang juga Kepala LPPMP Ubhara Jaya mengatakan, sebagian dari masyarakat kita harus dimaklumi, terkadang memang harus dilayani dengan jemput bola.

"Maka cara-cara BIN ini saya sangat apresiasi. Selain dapat membuat akselerasi vaksinasi tercapai, juga dapat memberi pendidikan positif kepada publik," katanya.

Menurutnya, pada saat kondisi seperti ini, kita semua harus mengedepankan rasa kemanusiaan. Jangan lagi berdebat soal siapa dan oleh siapa. Dalam perkara vaksinasi, yang penting tenaga teknisi di lapangan adalah orang yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan vaksinasi.

"Tapi soal siapa yang menggerakkan adalah nomor sekian yang tidak penting untuk diperdebatkan," ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat harus mendukung tidak hanya pada BIN, siapapun yang dapat menggerakkan proses vaksinasi ini. Karena Indonesia masih tergolong Negara yang tingkat vaksinasinya rendah. Ini perlu terobosan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh BIN.

"Program dan tindakan kemanusiaan yang dilakukan oleh Badan Intelejen Negara membantu vaksinasi door to door patut diberikan apresiasi tinggi," tambah Djuni.

Ia mengatakan, tindakan tersebut patut menjadi contoh baik bagi instansi lain, khususnya  Badan atau instansi pemerintah. Dalam situasi darurat seperti ini, tindakan yang mempercepat proses pemutusan penyebaran Covid 19 adalah ladang amal yang paling real. "Kita tidak boleh lagi berdebat, apalagi menolak jihad kemanusiaan ini," kilahnya.

Kepala LPPMP Ubhara Jaya menambahkan,  Negara lain, sudah sedemikian solid menjalankan perang total terhadap Covid 19, dan tidak bisa mendiamkan orang lain tersiksa karena menjadi korban pandemi ini. Sebagai lembaga yang punya tupoksi kerja yang seharusnya senyap dalam bekerja ini, ternyata sangat peduli untuk membantu percepatan pencapaian herd immunity melalui vaksinasi menjemput bola.

"Sekarang waktunya untuk bertindak. Kita sebagai masyarakat dapat memberikan dukungan langsung buat membantu menyiapkan warga agar siap untuk divaksin. Negara yang segera dapat keluar menjadi pemenang terhadap pandemi, adalah negara yang berdisiplin dan hasilnya kita bisa menyelamatkan bangsa dan masa depannya," Djuni mengakhiri. (ANP)