Panglima TNI dan Kapolri Optimis Herd Immunity di Jatim Tercapai Agustus

MUS • Friday, 9 Jul 2021 - 15:27 WIB

Surabaya - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hari ini melihat  langsung program serbuan vaksinasi COVID-19 di Grand City, Surabaya. Panglima TNI menyampaikan, bahwa ada dua strategi untuk vaksinasi agar menjadi optimal.

"Program vaksinasi ada dua strategi. Yang pertama adalah strategi reguler. Dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti  Puskesmas, kemudian di wilayah Korem, Polres yang setiap hari melayani masyarakat," ujar Marsekal Hadi.

"Sementara yang kedua adalah serbuan vaksinasi yang dilaksanakan massal  seperti di Grand City ini dengan jumlah besar," ujar Jendral kelahiran Malang tersebut.

Diharapkan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan dua strategi tersebut bisa memaksimalkan percepatan proses vaksinasi COVID-19 di Jatim. Terlebih Surabaya Raya.  Hal ini tidak lepas dari target sasaran vaksin di Jatim yang mencapai 200 ribu hingga 300 ribu jiwa per hari.

"Dengan dua strategi tersebut dan angka sasaran yang mencapai 200-300 ribu  per hari  maka pertengahan Agustus herd immunity bisa tercapai di Jawa Timur," lanjut Marsekal Hadi.

Terkait dengan distribusi vaksin, Kapolri Jendral Listyo Sigit mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan Menkes, supaya proses pendistribusian vaksin  khususnya di Jatim lancar. Kapolri juga mengapresiasi program vaksinasi COVID-19 di Jatim, yang penyerapannya telah melebihi target.

"Kita dapat laporan ada di beberapa tempat penyerapannya melebihi target. Ini jadi optimisme dalam membentuk herd immunity di Jatim akan tercapai. Rata-rata saat ini sudah 165 ribu (vaksinasi) sehari (di Jatim)," terang Sigit.

Senada dengan Hadi, Sigit juga yakin pada Bulan Agustus, herd immunity akan tercapai di Jatim. Apalagi, sudah 7,9 juta warga Jatim divaksin.

"Untuk segera mencapai, angka 300 ribu per hari untuk herd immunity. Dengan kekompakan Forkopimda Jatim ini, target bisa terpenuhi. Kita akan mendorong pemerintah, Pak Menkes untuk distribusi sebanyak-banyaknya (vaksin) sesuai kebutuhan," ungkapnya.

Kapori Jendral Listyo Sigit juga menyampaikan,  23 juta masyarakat Jawa Timur yang perlu disuntik vaksin. Sementara saat ini sudah mencapai  7,9 juta. Harapannya ini bisa dipertahankan, dinaikkan, maka diakhir Agustus bisa menjadi hadiah buat masyarakat Jawa Timur di momentum HUT RI dengan tercapainya herd immunity di Jatim. 

"Saya berharap program vaksinasi di Jatim masif dan harapan saya bisa menjadi kado terindah di HUT Indonesia," ujar Kapolri. (Her)