Tiga Hal Isolasi Mandiri

MUS • Friday, 2 Jul 2021 - 20:40 WIB

Prof Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI/Guru Besar FKUI. Mantan Direktur WHO Asia Tenggara dan Mantan Dirjen P2P & Kepala Balitbangkes

Dengan terus meningkatnya kasus COVID-19 hari-hari ini, maka amat banyak masyarakat yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Sebenarnya ada cukup banyak yang harus disiapkan dalam menjalani isolasi mandiri, tetapi secara praktis dapat dibagi menjadi tiga bagian utama. Pertama, kebutuhan sehari-hari harus tetap terjaga baik. Ada 3 hal yang perlu dijamin:

Mereka yang diisolasi harus mendapat makan dan minum yang baik, istirahat yang cukup, ruang isolasi yang patut dengan ventilasi yang baik, pakaian dan tempat tidur yang memadai dll.

Juga harus dijamin keamanannya. Misalnya jangan sampai ada arus pendek listrik di kamar karena pasien bisa tertidur sambil alat elektronik menyala, atau tergelincir di kamar mandi karena penuh air tidak dibersihkan dll. Yang juga amat penting adalah harus ada dukungan moral dan sikap positif dari anggota keluarga dan kerabat.

Hal kedua adalah aspek kesehatan, yang setidaknya ada empat hal penting disini:

Obat-obatan, baik untuk COVID-19 maupun untuk penyakit penyerta yang mungkin ada, dan sudah rutin dikonsumsi. 

Monitor keadaan kesehatan yang dibagi dalam dua hal. Pertama adalah monitor ada tidaknya keluhan (demam, batuk, sesak nafas, sakit kepala, nyeri tubuh, diare, dll), atau perburukan dari keluhan. Misalnya tadinya batuk sedikit tapi lalu jadi batuk berdahak kuning, dll. 

Kedua adalah monitor dengan alat, misalnya saja dengan thermometer yang relatif mudah didapat, atau lebih bagus lagi dengan oximetri untuk tahu situasi oksigen di tubuh, atau mungkin alat tensimeter untuk mengukur tekanan darah, dll. Monitor setidaknya dilakukan dua atau tiga kali sehari. 

Tersedia komunikasi dengan petugas kesehatan untuk konsultasi. Yang ideal tentu dengan dokter yang biasa merawat, atau dengan klinik/Puskesmas terdekat, atau setidaknya dengan kenalan atau kerabat yang kebetulan berprofesi kesehatan. 

Ini sangat diperlukan, karena kalau dirawat di rumah sakit maka tiap hari dokter akan visit. Maka jika di rumah maka akan baik sekali kalau secara berkala ada komunikasi dengan petugas kesehatan. 

Pola hidup sehat tentu harus terjaga, termasuk berolah raga, menjaga kebersihan dan mengelola kemungkinan stress dengan baik. 

Hal ketiga adalah pencegahan penularan dengan orang lain didalam rumah. Ada 3 hal yang juga yang perlu dilakukan:

Tidur dalam kamar yang terpisah. 

Memisahkan makanan, pakaian, alat mandi, dan alat pribadi lain. 

Memakai masker secara adekuat (benar) kalau terpaksa ada kontak dengan anggota keluarga lain, dan tentu rajin mencuci tangan.  (Jak)