KAI Luncurkan Kereta Api Baru KA Nusa Tembini

MUS • Wednesday, 16 Jun 2021 - 18:52 WIB

Yogyakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan meluncurkan Kereta Api baru yaitu KA Nusa Tembini relasi Cilacap-Yogyakarta PP pada 2 Juli 2021. Pada tahap awal, Kereta Api ini akan dioperasikan pada setiap hari Jumat dan Minggu dengan rincian KA Nusa Tembini beroperasi pada 2, 4, 9, & 11 Juli 2021.

“Peluncuran KA baru ini kami tujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga semakin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan kereta api,” demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto, VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, KAI terus berinovasi dengan menghadirkan Kereta Api relasi baru agar dapat membantu konektivitas dan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api. Penamaan KA Nusa Tembini terinspirasi dari nama legenda kerajaan yang ada di wilayah Cilacap. “Dengan penamaan tersebut, diharapkan hadirnya kedua KA ini juga dapat meningkatkan pariwisata di wilayah-wilayah yang dilalui,” ujar Supriyanto.

Tersedia 2 kelas pada KA Nusa Tembini  yaitu Eksekutif dengan tarif mulai dari Rp110.000 dan Ekonomi dengan tarif mulai dari Rp90.000. Tiket tersebut sudah dapat dibeli melalui KAI Access, web KAI, loket, dan channel eksternal yang ditentukan / ditetapkan.

Rangkaian KA Nusa Tembini terdiri dari 4 kereta Eksekutif dan 3 kereta Ekonomi dengan total 392 tempat duduk. “Namun kapasitas Kereta Api selama masa pandemi adalah maksimal 70% dari total tempat duduk sesuai SE Kemenhub No 14 tahun 2020. Sehingga kapasitas di masa pandemi KA Nusa Tembini 275 tempat duduk,” kata Supriyanto.

KAI menawarkan tarif khusus untuk rute tertentu pada KA Nusa Tembini, tarif khusus berlaku pada relasi Kroya - Cilacap PP (Eksekutif: Rp30.000 & Ekonomi: Rp20.000), Cilacap - Yogyakarta PP (Eksekutif: Rp80.000 & Ekonomi: Rp50.000), dan Kutoarjo - Yogyakarta PP (Eksekutif: Rp45.000 & Ekonomi: Rp25.000).

“Tarif khusus tersebut dapat dibeli mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api di KAI Access, loket, dan seluruh channel eksternal selama masih tersedia tempat duduk,” ungkap Supriyanto.

Karena termasuk KA Jarak Jauh, setiap pelanggan yang akan menggunakan KA Nusa Tembini diharuskan menunjukkan surat bebas Covid-19 yang masih berlaku. Untuk membantu melengkapi syarat tersebut, KAI menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000 di 44 stasiun dan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30.000 di 63 stasiun.

Pada masa pandemi Covid-19, KAI tetap berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya agar setiap pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan menggunakan kereta api.

“KAI tetap berkomitmen untuk mengoperasikan Kereta Api sesuai protokol kesehatan yang ketat untuk menjadikan Kereta Api sebagai moda transportasi yang sehat, selamat, nyaman dan aman sampai di stasiun tujuan,” tutup Supriyanto. (Ron)