Sudah Divaksin Masih Berisiko Tertular Covid-19, Harus Tetap Waspada!

MUS • Thursday, 27 May 2021 - 16:01 WIB

Jakarta – Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya, untuk menahan laju penyebaran covid-19 selama arus mudik dan balik lebaran yang lalu. Kini tinggal menunggu, apakah berbagai langkah pembatasan yang ditempuh itu efektif menangkal penularan baru. 

“1-2 minggu ke depan kita akan melihat, apakah upaya yang kita lakukan kemarin itu betul bisa menahan laju penularan atau tidak, seperti terjadi peningkatan eksponensial,” kata dr Siti Nadia Tarmidzi, Juru Bicara Vaksinisasi Covid-19, pada Trijaya Hot Topic Pagi, Selasa (25/05/2021).

Beberapa langkah yang diambil pemerintah untuk menekan angka Covid-19 saat momen Idul Fitri, diantaranya menetapkan aturan pengetatan mudik dan pemeriksaan acak. Walaupun para pemudik membawa surat tes covid dengan hasil negatif, nyatanya masih terdapat 0,7% yang positif. Lalu yang kedua adalah memberlakukan PPKM Mikro atau mengaktifkan posko-posko tamu untuk mendeteksi keluar masuknya warga, hingga tingkat RT/RW. 

“Pelaku perjalanan yang memiliki hasil tes positif terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanan. Sedangkan warga yang baru pulang dari perjalanan jauh dan ingin memasuki wilayah yang terdapat posko-posko tamu, harus melakukan tes dan isolasi mandiri minimal 3-5 hari, baru kemudian diperbolehkan untuk berinteraksi dengan warga sekitar,” ungkap dr Nadia.

Ia mengingatkan, masyarakat yang sudah divaksin sekalipun harus tetap waspada, karena masih ada kemungkinan tertular.

“Salah satu faktornya adalah munculnya virus varian baru, yaitu virus dari inggris dan India. Selain itu Covid-19 semakin cepat tersebar, karena adanya mobilitas atau pergerakan manusia,” pungkasnya dr Nadia. (Ann)