Resmi Diluncurkan, Presiden Harap Program Literasi Digital Dapat Meningkatkan Konten Positif di Ruang Digital

MUS • Thursday, 20 May 2021 - 11:45 WIB

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan Program Literasi Digital Nasional dengan tema “Indonesia Makin Cakap Digital 2021” di Hall Basket Senayan, Kamis (20/05/2021).

Sesuai dengan anjuran Pemerintah untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19, kegiatan ini diselenggarakan dengan penuh kehati-hatian dan menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M, menjaga jarak, mengenakan masker, juga mencuci tangan dengan sabun.

Acara peluncuran diawali dengan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim dilanjutkan dengan sambutan Menteri Kominfo Johnny G. Plate. Kemudian Presiden RI Joko Widodo meluncurkan secara resmi Program Literasi Digital Nasional dengan tema “Indonesia Makin Cakap Digital 2021” yang diselenggarakan di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten Kota di seluruh Indonesia dan disiarkan di 16 televisi swasta.

Dalam sambutannya menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan Indonesia Makin Cakap Digital 2021 diluncurkan, dengan didasari 4 pilar utama, yaitu: Etis Bermedia Digital; Aman Bermedia Digital; Cakap Bermedia Digital; dan Budaya Bermedia Digital.

Johnny G.Plate juga mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk mengikuti kelas digital. "Mari kita bersama-sama mengikuti kelas digital yang diadakan secara gratis sepanjang tahun ini, juga tahun-tahun mendatang," ajak Menteri Kominfo.

Tak lupa Johnny G.Plate mengapresiasi terhadap kegiatan ini, dimana peserta terbanyak kurang lebih 500 ribu partisipan talent digital yang menyaksikan secara virtual, dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi yang datang secara langsung diacara ini. 

Diakhir sambutannya Menteri Kominfo berharap Indonesia semakin terkoneksi, Indonesia semakin digital dan Indonesia semakin maju. 

Sementara itu Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya sebelum meluncurkan Program Literasi Digital Nasional menyebut internet dapat bermanfaat dalam menumbuhkan ekonomi. Meski begitu, internet juga memiliki dampak negatif yang harus diwaspadai.

Presiden juga menyampaikan bahwa wajib kita bersama untuk terus meminimalkan konten negatif membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif banjir dengan konten positif Antara lain adalah meluasnya konten negatif yang dapat memicu konflik. Perkembangan teknologi juga menimbulkan berbagai kejahatan di ruang digital seperti penipuan hingga eksploitasi seksual pada anak.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar literasi digital nasional dapat meningkatkan konten positif di ruang digital. Sehingga perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan dengan lebih maksimal.

"Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain melakukan kerja-kerja konkrit di tengah masyarakat agar semakin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif," harap Presiden Joko Widodo. 

Diketahui Program Literasi Digital Nasional "Indonesia Makin Cakap Digital 2021) diadakan secara gratis sepanjang tahun ini, juga tahun-tahun mendatang.

Materi yang diajarkan pada program ini berupa literasi dan kecakapan tingkat digital, termasuk tentang fotografi, videografi, media sosial dan berbicara di depan umun.

Pemerintah juga mengajak pelaku industri teknologi untuk memberikan pelatihan tentang pemasaran digital, copywriting, privasi digital dan keamanan siber. (HenQ)