Cegah Penyebaran Covid-19 lewat Arus Balik, Pemerintah Perbanyak Titik Pemeriksaan Acak

MUS • Wednesday, 19 May 2021 - 08:16 WIB

Jakarta – Meski larangan mudik sudah digaungkan pemerintah, namun masih ada saja orang yang nekat pulang ke kampung halaman saat lebaran.

Menurut data yang diungkapkan Heri Trianto, Ketua Bidang Komunikasi Publik satgas Covid-19, pada 22 April s/d 12 Mei terdapat 1,5 juta warga jabodetabek yang keluar ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Pulau Sumatera.

Hal ini tentu saja menimbulkan kecemasan terhadap potensi penyebaran virus covid-19 yang dibawa para pemudik.

“Kami menyarankan bagi siapa saja yang datang, untuk melakukan karantina mandiri dan tes antigen sebelum berinteraksi dengan keluarga mereka,” kata Heri saat diwawancarai pada program Hot Topic Trijaya Pagi Selasa (18/05/2021).

Sebagai antisipasi, satgas Covid-19 melakukan beberapa upaya seperti menggelar random check secara intensif dan tes antigen gratis di beberapa check point.

“Makanya kami melakukan random check secara intensif kepada pelaku perjalanan terutama pada jalur darat, karena jalur tersebut paling banyak bolong (bisa melalui berbagai jalur lainnya), sedangkan untuk jalur udara dan laut relatif lebih bisa terkontrol,” ungkap Heri

Selain memperketat random check point, satgas juga memperketat proses cleaning terutama di wilayah pulau Sumatera, karena tercatat dari 10 provinsi 9 diantaranya mengalami kenaikan kasus covid-19 dalam 3 minggu terakhir.

Kontribusi pulau Sumatera dalam kasus nasional sekitar bulan April-Mei naik 27%. Hal ini tak lepas dari terjadinya kerumunan di beberapa pusat perbelanjaan, pada saat awal Ramadhan.

Satgas juga mewaspadai temuan virus varian baru dari india dan inggris, yang tingkat penularannya lebih tinggi. (Ann)