PBNU Kutuk Agresi Militer Israel, Dukung Palestina Merdeka

MUS • Tuesday, 18 May 2021 - 07:27 WIB

Jakarta - Agresi militer Isrel terhadap Palestina menimbulkan kecaman berbagai pihak. Salah satunya datang dari Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU). 

Untuk menyatakan dukungan, Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyambangi rumah dinas Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun di Jalan Garut, Menteng, Jakarta Pusat.

Said membacakan pernyataan sikap PBNU atas penjajahan yang terjadi di tanah Palestina. 

"Kami menegaskan, pertama, mengutuk dan mengecam keras agresi Militer Israel yang telah memporak-porandakan Palestina, merenggut nyawa-nyawa warga sipil yang tidak berdosa. Hentikan segera agresi militer yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina. Ini merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan dan ditolerir," kata Said di lokasi, Senin (17/5/2021).

Kedua, mendorong gencatan senjata dari kedua belah pihak agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dan kondisi Palestina pulih seperti sedia kala.

"Ketiga mendesak kepada PBB dan Komunitas Internasional guna segara melakukan tangkah cepat untuk menyepakati gencatan senjata. Ini sebagai bagian dari tanggung jawab komunitas internasional dalam menyikapi konflik yang menciderai kemanusiaan," lanjutnya.

Keempat, PBNU mendorong Pemerintah Indonesia untuk menggalang dukungan dan mengambil upaya penting dalam mewujudkan kedaulatan Palestina, sekaligus mengakhiri konflik kemanusiaan yang terjadi sehingga menciptakan perdamaian dan keamanan dunia. 

"Kelima sejak Muktamar ke-13 NU di Menes Banten tahun 1938 Nahdlatul Ulama telah menyatakan dukungan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagai sebuah bangsa yang merdeka Maka untuk itu, kami terus teguh pendirian untuk menyampaikan pandangan dan sikap bahwa bagi kami Palestina adalah bangsa yang berdaulat Kami juga mendorong seluruh pihak untuk melakukan dialog agar kekerasan tidak terjadi lagi dalam upaya penegakan kedaulatan Palestina," tutur Said.