Penguatan Lulusan Vokasi Politehnik, PII Inisiasi Kerja Sama Indonesia dan Hungaria

AKM • Monday, 26 Apr 2021 - 19:47 WIB

Jakarta - Langkah dalam meningkatkan kualitas Lulusan vokasi Indoesia terus dilakukan. Salah satunya  melalui berbagai kerja sama  dengan mengutatkan pengembangan pendidikan antar negara.

Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI), dan Gemtech Pte Hungaria melakukan penandatangan MoU (Nota Kesepahaman), tentang Pelatihan dan Magang Vokasional untuk Mahasiswa Politeknik Indonesia di Hungaria. 

Acara yang digelar secara tatap muka dengan protokol kesehatan ketat dan daring, juga dihadiri oleh Dubes Hungaria untuk Indonesia Ms Judit Pach, di Kantor PII, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Ketua Umum PII, Dr Ir Heru Dewanto mengatakan Nota Kesepahaman (MoU) bertujuan untuk memberikan pelatihan vokasional dan program magang di industri teknologi tinggi berkelas dunia bagi Mahasiswa Politeknik Indonesia. Dengan demikian dihasilkan lulusan Politeknik Indonesia dengan kompetensi berstandar internasional. 

“Program ini akan membuka peluang kerja lebih luas bagi lulusan vokasi dengan pendapatan lebih tinggi sehingga akan menarik minat anak muda memasuki pendidikan vokasi sebagai alternatif pendidikan akademik,” ujar Heru.

Heru menjelaskan program ini juga menunjukkan secara nyata bahwa peserta program vokasi bisa langsung bekerja. 

“Nota Kesepahaman adalah tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemerintah Hungaria dan Indonesia tentang kerjasama pelatihan vokasi yg ditanda tangani bulan September 2019,” Imbuh Heru.

Dalam Nota Kesepahaman tersebut dikatakan, kerja sama itu akan membawa manfaat bersama bagi Politeknik Indonesia dan industri Hungaria. Lulusan Politeknik akan dapat pengalaman kerja berstandar internasional di industri2 utama Eropa di Hongaria dan pada saat yang sama bisa memperoleh Sertifikasi Eropa, gelar dari Politeknik dan sertifikasi Insinyur Profesional dari PII.

“ Kerja sama ini akan memperkuat dan memperkaya kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Indonesia dengan standar kelas dunia dan pengalaman kerja internasional. Program ini berangkat dari pemahaman akan pentingnya magang dan pelatihan bagi pendidikan vokasi menuju standar yang lulusan vokasi yang modern, profesional dan mendunia,” harapnya.

Disisi lain industri manufaktur yang sedang tumbuh pesat di Hungaria akan mendapatkan manfaat tenaga kerja Indonesia yg terampil, pekerja keras dan berkarakter baik. Dalam Nota Kesepakatan  juga dikatakan, akan membentuk Panitia Teknis yang kompeten dari Para pihak untuk memastikan terlaksananya MoU ini.

MOU ini akan dilanjutkan dengan pilot project pengiriman pelajar dan lulusan Politeknik Indonesia ke Hungaria dalam waktu dekat. Dalam jangka pendek dan menengah program ini akan diikuti oleh industri2 lain di Hungaria. Dalam jangka panjang kita akan terus meningkatkan jumlah mahasiswa politeknik Indonesia untuk mengikuti program pelatihan vokasi di Hongaria yang akan diperluas ke lebih banyak industri di Hongaria dengan terus meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja yang berkualitas.

Inti kerjasama adalah program magang internasional di mana mahasiswa Politeknik melanjutkan pelatihan dan magang di Gémtech Ltd yang akan dihitung oleh Politeknik sebagai kredit pendidikan. Setelah magang dan bekerja selama minimal 1 tahun di industri Hungaria, sekembalinya ke Indonesia siswa D3 dapat memperoleh gelar Sarjana Terapan (S.Tr) dari Politeknik. Sedangkan lulusan sarjana terapan (S.Tr) yg bekerja selama minimal 2 tahun akan mendapat sertifikat IPP (Insinyur Profesional Pratama) dari PII tergantung pada pengalaman kerjanya di Hongaria.