Temuan Atribut FPI pada Terduga Teroris, Pengamat: Polisi jangan Ceroboh

MUS • Wednesday, 31 Mar 2021 - 08:02 WIB

Jakarta - Pengamat intelijen dan militer, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati meminta polisi melakukan analisa secara hati-hati terhadap temuan atribut Front Pembela Islam (FPI), dalam penggerebekan terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur dan Bekasi.

"Soal ada hubungan atau tidak, tentu tidak bisa dianalisa dengan ceroboh. Selanjutnya pihak Densus 88 lakukan penyelidikan lanjut. Saya tidak setuju bila analisa situasi dilakukan terburu-buru," ujarnya saat dihubungi, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, pengumpulan bahan keterangan pun harus dilakukan dengan baik dan penting untuk dianalisa secara mendalam dalam konteks intelijen.

Sebelumnya, pada Senin, 29 Maret kemarin, Tim Densus 88 mengamankan 4 orang terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat terkait aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka diduga terlibat dalam aksi teror tersebut.

Dalam penggerebekan itu, polisi pun menyita sejumlah barang bukti, diantaranya bahan peledak, senjata tajam, hingga atribut FPI.