Ada Apa dengan AstraZeneca?

MUS • Thursday, 18 Mar 2021 - 09:11 WIB

Jakarta - Sejumlah negara anggota Uni Eropa (UE) menghentikan sementara penyuntikan vaksin virus corona AstraZeneca. Penundaan sementara selama 2 minggu dilakukan sambil mengevaluasi keamanan AstraZeneca, yang sempat diduga menimbulkan masalah pembekuan darah.

"Yang pertama menghentikan sementara sambil menunggu hasil, kedua karena negara di Eropa ada yang namanya European Medicines Agency (EMA) jadi mereka menunggu keputusan dari EMA. Sedangkan EMA sudah mengonfirmasi kalau vaksin AstraZeneca ini aman, dan dipersilakan untuk diproduksi terus," ujar mantan Direktur Penyakit Menular WHO Prof. Tjandra Yoga Aditama, kepada Radio MNC Trijaya dalam Trijaya Hot Topic Pagi, Rabu (17/3/2021).

Negara lain yang melanjutkan vaksinasi corona meyakini, tidak ada hubungan antara pembekuan darah dan vaksin, sehingga tidak ikut menunda penggunaan AstraZeneca.

Prof. Tjandra mengatakan, penggunaan vaksin merk apapun diserahkan kepada negara masing-masing. Hal yang sama berlaku bagi Indonesia. Ia berharap statement WHO terkait masalah pembekuan darah karena disuntik vaksin AstraZeneca keluar beberapa hari lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof. Hindra Irawan Satiri menambahkan, BPOM Eropa ataupun WHO melaporkan angka kasus pembekuan darah setelah vaksin di negara yang menunda penggunaan AstraZeneca, ternyata tidak lebih tinggi dari kasus pembekuan darah sebelum divaksin.

"BPOM Eropa sama WHO masih tidak men-suspend, tetapi mereka masih menginvestigasi dan analisis serta melihat data-data dari Health Authority setempat seperti di Korea, Austria, dan Thailand," tukas Hindra. (FAN)