Rakornas BNPB Evaluasi Covid-19, Kepala BNPB: PPKM Sangat Efektif

MUS • Wednesday, 10 Mar 2021 - 07:22 WIB

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 hari ke-4, yang disiarkan secara virtual di kanal Youtube BNPBIndonesia, Selasa (9/03/2021).

BNPB membahas evaluasi satu tahun penanganan Covid-19 di Indonesia dari sudut pandang kebijakan dan implementasi pemerintah. Kepala BNPB Doni Monardo memberikan pernyataan terkait kebijakan pemerintah yang paling efektif menekan angka Covid-19 di Indonesia.

“Yang terpenting pembatasan aktivitas atau mobilisasi masyarakat. Seperti yang sudah-sudah setelah libur kasus covid-19 meningkat. Lalu, Presiden memberikan instruksi PPKM berbasis mikro di desa atau kelurahan perkembangannya luar biasa,” ujar Doni.

Menurutnya, tren yang terjadi setelah musim liburan, angka covid-19 akan meningkat. Salah satu puncaknya terjadi pada bulan Januari. Namun saat PPKM Mikro dilakukan secara konsisten, angka covid-19 aktif turun dari 176 ribu menjadi 154 ribu.

Doni mengatakan, pada bulan Februari angka ‘Bed Occupancy Ratio’ turun drastis, begitupun dengan angka kematian tenaga kesehatan.

Sementara dari aspek ekonomi, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto juga sepakat bahwa untuk meningkatkan perekonomian di masa pandemi harus dimulai dari hulu, yaitu dengan tetap membatasi mobilitas masayarakat melalui PPKM mikro dan tetap menerapkan 3M dan 3T.

Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan yang mendorong perekonomian dari segi konsumsi masyarakat, melalui stimulus di sektor otomotif dan properti.

“Tahun ini pemerintah melakukan stimulus bagi konsumsi yaitu PPNBM untuk 3 bulan diturunkan 100% di 3 bulan pertama. Selain itu pada sektor properti, PPN ditanggung pemerintah. Di bawah Rp 2 miliar ditanggung 100%, 2 sampai 5 miliar ditanggung 50%,” ujar Airlangga. (TIO)