Waspada! LAPAN dan BMKG Prediksi Akan Terjadi Cuaca Ekstrim di Jabodetabek

ANP • Friday, 19 Feb 2021 - 11:42 WIB

JAKARTA – Curah hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sedang tinggi belakangan ini. Bahkan, beberapa daerah berpotensi banjir, karena hujan yang berlangsung mulai dari ringan hingga deras, sejak malam hari hingga pagi.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menjelaskan, dalam dua hari ke depan, akan ada potensi hujan ekstrim, pada dini hari.

“Pola hujan ini mirip pada awal tahun 2020 lalu. Hal tersebut yang menyebabkan potensi hujan ekstrim. Seperti ini adalah fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS), yaitu angin dingin dari utara bertemu dengan angin selatan yang hangat dan kaya dengan uap air. Di bagian Pulau Jawa bagian utara, fenomena ini terjadi biasanya pada dini hari,” ujar Thomas pada program Trijaya Hot Topic Pagi, Jum’at (19/2/2021).

Menurut Thomas, potensi hujan ekstrim diprediksi akan terjadi pada dini hari. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat untuk waspada.

“Ada potensi hujan ekstrim setiap dini hari, tetapi tidak setiap hari. Biasanya hujan ini berulang setiap tengah malam hingga dini hari. Hal ini perlu diwaspadai jika terjadi bersamaan dengan pasang air laut, tetapi saat ini masih normal ya, mudah-mudahan jika terjadi banjir bisa cepat surut,” kata Thomas.

Ia menjelaskan, LAPAN memprediksi melalui Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA) potensi hujan deras akan menurun, pada hari minggu mendatang.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan ada terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua. Namun katanya, masih ada beberapa wilayah dengan hujan intensitas ringan hingga sedang, yaitu wilayah Sulawesi Utara, Sumatera, Kalimantan, dan Maluku Utara.

“Untuk wilayah Jabodetabek diprediksi akan mengalami cuaca ekstrim. Selain Jabodetabek, wilayah lain yang diprediksi akan mengalami cuaca ekstrim yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Maluku,” jelas Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati.

Dwikorita menjelaskan, intensitas hujan diprediksi akan meningkat, karena bulan ini adalah puncak dari musim hujan. Menurutnya, pola hujan saat ini akan terjadi mulai dari sore menjelang malam hingga subuh, fenomena hujan deras ini akan terus terjadi hingga awal bulan Maret.

“Untuk gelombang air laut pada wilayah laut Indonesia yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik terdeteksi akan mengalami pasang air laut, gelombang air laut terdeteksi dengan ketinggian 4 sampai 6 meter di berbagai wilayah di Indonesia,” katanya. (DAF)