
Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Satgas Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 melakukan pengujian untuk pemetaan Covid-19 pada destinasi wisata di wilayah Kabupaten Sleman.
Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo mengatakan, destinasi yang digunakan contoh sampling adalah Tebing Breksi, karena angka kunjungannya yang tinggi.
Pemetaan Covid-19 di destinasi wisata ini mengambil 100 sampling dari pengunjung dan karyawan untuk dilakukan RDT (Rapid Diagnostic Test) tanpa dipungut biaya.
Tujuan dari pemetaan ini untuk memperoleh data sebagai pengambilan kebijakan lebih lanjut terkait upaya pencegahan Covid-19 dari pergerakan sektor pariwisata.
Dengan libur panjang ini banyak wisatawan luar daerah yang berkunjung ke berbagai destinasi Sleman. "Kami ingin mengetahui dan memastikan apakah pengunjung destinasi pariwisata juga berpengaruh dalam penyebaran Covid-19," ujar Joko Hastaryo.
Untuk pengambilan sampel secara acak berikutnya akan berkoordinasi lagi dengan Dinas Pariwisata Sleman untuk menentukan lokasi pengambilan sampling.
Selain pengambilan acak juga dilakukan edukasi pencegahan Covid-19 kepada pengunjung oleh relawan PMI Sleman, Saka Bhakti Husada, dinas Perhubungan, dan Satpol PP Sleman. Dari pengunjung rata-rata tertib dan bermasker.
Kepala Dinas Pariwisata Sudarningsih menjelaskan, kegiatan Satgas ini penting dilakukan, bukan untuk membuat khawatir pengunjung ataupun pengelola destinasi, tetapi untuk memberi kepastian keamanan baik bagi pengunjung, pengelola, dan lingkungan destinasi pariwisata, serta memastikan destinasi Sleman aman untuk dikunjungi. (Ron)